Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Serba-serbi Perjalanan Haji’ Category

Sabtu, 5 November 2011 / 9 Zulhijjah 1433H. Akhirnya tibalah hari yang dinanti-nantikan itu. Itulah hari Arafah, hari yang ditunggu seluruh umat Islam sedunia baik yang sedang berhaji maupun yang tidak. Bagi yang sedang mengerjakan haji, inilah puncaknya.  Sedangkan bagi yang tidak berhaji, puasa pada hari tersebut adalah keutamaan. “Tidak ada satu hari yang lebih [...]

Read Full Post »

Rabu pagi, 2/11 atau 6 Zulhijjah, umrah dari haji Tamattu yang kami pilih telah selesai kami laksanakan, semoga mabrur, amiin. Tinggal menunggu waktu haji, 9 Zulhijjah.  Artinya puncak haji, yaitu hari Arafah tinggal 3 hari lagi. Harapan kami dan tentu juga semua calon jamaah adalah kesehatan yang benar-benar prima. Karena ibadah haji tidak hanya membutuhkan [...]

Read Full Post »

Ada 3 macam cara berhaji, yaitu haji Tamattu, haji Ifrad dan haji Qiran. Perbedaan utama antara ke 3 haji tersebut adalah : haji Tamattu didahului dengan  Umrah, haji Ifrad tanpa Umrah dan Haji Qiran adalah haji dan umrah dilakukan secara bersamaan. Cara haji yang kami pilih adalah haji Tamattu. Cara ini adalah cara yang paling banyak [...]

Read Full Post »

Masih terbayang di benak ini, wajah kesal, letih campur kecewa para askar penjaga masjid Nabawi, terutama yang berjaga-jaga di Raudhah. Sungguh tidak mudah mengatur orang sebanyak itu, pasti.  Orang Indonesia dan Malaysia masih lumayan. Mereka masih mau dan gampang diatur. Tapi orang-orang Turki, Arab dll ? Yang terjadi adalah adu mulut dan saling dorong. Itu sebabnya, [...]

Read Full Post »

Kami di Madinah hanya 3 hari, 2 malam. Waktu yang benar-benar sangat singkat. Apalagi kalau dibanding jamaah haji dari Indonesia yang biasanya bermalam di Madinah minimal 8 – 9 malam. Orang mengenalnya dengan sebutan Arbain yang artinya adalah 40.  Tujuannya agar jamaah dapat shalat jamaah 40 kali berturut-turut di masjid Nabawi tanpa terputus. Artinya shalat [...]

Read Full Post »

Jumat, 28/10/2011. Sebelum meninggalkan rumah tak lupa kami mendirikan shalat safar (bepergian) 2 rakaat dengan membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua, setelah membaca surat Al-Fatihah, tentu saja.  Ini bukan bagian dari ritual haji. Karena melaksanakan shalat safar sebelum bepergian memang dicontohkan Rasulullah saw. Pesawat Royal  Jordanian Air  dengan no [...]

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.