Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Mata pelajaran di sekolah bahkan sampai di tingkat universitas selalu ada yang berbau science. Kalo di tingkat menengah pertama (SMP) atau menengah akhir (SMA), mata pelajaran sains lebih dikenal dengan mata pelajaran IPA.

Di masa sekolah, ada penjurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Tidak jarang streotype atas pembagian siswa ini pun terjadi. Siswa dengan nilai tinggi masuk ke dalam jurusan IPA, sedangkan siswa nilai rendah masuk ke dalam jurusan IPS.

Pembagian siswa didasarkan atas nilai, bukan pada peminatan. Walaupun yang seringkali disebutkan adalah pembagian berdasarkan pada peminatan, tapi nyatanya siswa terbagi atas dasar nilai di atas kertas. Maka yang pintar masuk IPA sedangkan “golongan kedua” masuk IPS.

Pola pikir yang seperti ini secara tak sadar telah tertanam dalam kehidupan sosial secara umum. Dimulai dari pelajaran di sekolah, perkuliahan, hingga pengajaran di rumah pun seperti itu. Alhasil sains hanya diminati oleh segelintir yang dinilai pintar. Dari mana pola pikir ini terjadi? Sekuler.

Sekuler secara sederhana dapat diartikan memisahkan antara dunia dan agama. Seolah-olah agama itu hanya berlaku di masjid, sedangkan di luar masjid aturan agama tidak bisa diberlakukan.

Bermula dari pola pikir hingga berlanjut ke dunia pendidikan. Maka hasilnya seperti tadi. Sains diartikan begitu sempit. Yang sebenarnya bisa dibagi berdasarkan peminatan tapi malah dibagi berdasarkan nilai di atas kertas.

Lantas apa sebenarnya yang dimaksud sains dalam Islam?

Jika membuka dictionary.com, maka salah satu arti science adalah knowledge, as of facts or principles; knowledge gained by systematic study. Salah satu kunci yang bisa diambil di sini adalah tentang sistematis dan metode berpikir. Lantas bagaiamana dengan agama? Apakah termasuk sains?

Pertanyaan tadi sebenarnya sudah keliru, apalagi jika mengaitkan dalam Islam. Karena Islam mengajarkan kehidupan secara keseluruhan dan memiliki keterkaitan. Tidak bisa dipisahkan antara sains dan Islam.

Cukup panjang jika ingin menjabarkan konsep sains dalam Islam. Ada banyak referensi yang bisa dibaca untuk melengkapinya. Salah satu namanya adalah Prof al-Attaas. Beliau menjabarkan sains lebih luas dalam pandangan Islam. Bahkan perihal adab, beliau menjelaskan lebih komprehensif. Bukan hanya tentang adab sebagai akhlak, tapi adab sebagai bagian dari peradaban.

Padanan kata sains dalam bahasa Arab adalah ilm. Dasar kata ilmu terdiri dari i-l-m atau ‘alam. Kata ilm dalam bahasa Arab memiliki hubungan yang kuat dengan ilmu (‘ilm), alam (‘alam), dan al-Khaliq. Maka dalam pandangan Islam, ilmu harusnya mampu membantu kita untuk mengetahui tentang alam dan mengenali Sang Khaliq.

Secara teori mungkin terlihat mudah. Bahkan jika diimplementasikan dalam institusi pendidikan mungkin juga terlihat mudah. Bagaimana caranya agar sekolah bisa mengajarkan “ilmu umum” kepada siswa dan siswa tersebut mampu mengetahui tentang alam dan mengenali Sang Khaliq. Tapi nyatanya ini bukanlah perkara mudah. Guru tidak mungkin bisa mengajarkannya dengan sebenar-benarnya jika bukanlah Al-quran sebagai pedoman. Karena Al-quran tidak hanya mengajarkan tentang agama saja, tapi juga kehidupan manusia secara keseluruhan. Termasuk tentang sains modern. Penciptaan langit dan bumi, garis edar tata surya, bertemunya dua lautan, api di dasar laut dan masih banyak fenomena sains modern lain yang ditemukan di Al-quran.

Jadikan alam semesta sebagai guru dan Al-quran sebagai pedoman. Alam semesta adalah ayat kauniyah dan Al-quran adalah ayat kauliyah. Setidaknya, inilah cara yang paling mudah bagi kita untuk menghubungkan kembali sains dalam Islam. Mengikis pola pikir sekuler dan menjadikan Islam sebagai satu-satunya jalan terbaik untuk memahami dunia dan kehidupan setelah dunia.

Wallahu’alam bi shawwab.

Jakarta, 20 November 2021.

Dicopas dari :

Read Full Post »

Khurosan dan Taliban.

Kemenangan telak Taliban atas Amerika Serikat di Afghanistan memiliki arti yang sangat penting dalam ajaran Islam khususnya mengenai fenomena akhir zaman. Ilmu yang dinamakan Eskatologi  ini berkenaan dengan ilmu / ajaran teologi mengenai akhir zaman seperti hari kiamat, kebangkitan manusia, surga, neraka dll.

Ustadz Rahmat Baequni dan ustadz Zulkifli, dua dari sedikit ustadz yang mengkhususkan diri dalam ilmu tersebut, meyakini bahwa Taliban adalah pasukan panji hitam yang muncul di akhir zaman sesuai nubuwat yang pernah diramalkan Rasulullah Muhammad SAW ribuan tahun silam.

“Akan muncul dari bumi Khurosan pasukan yang membawa panji hitam. Tidak ada satu pun kekuatan di muka bumi yang bisa mengalahkannya sampai mereka bisa mengibarkan panji hitam itu di Al-Aqsa,” ujar ustaz Rahmat Baequni yang membacakan hadis Rasulullah Muhammad SAW dikutip dari YouTube Al Manhaj Jumat (27/8/2021).

“Kemenangan akhir zaman, Rasul sebutkan startnya adalah dari negeri Khurosan. Rasulullah mengatakan ada suatu komunitas di negeri Khurosan, mereka memiliki hati seperti gunung, memiliki akhlak seperti akhlak sahabat,” ” ustadz Zulkifli berkata di YouTube Al Manhaj.

“Ciri komunitas ini adalah selalu berperang dengan musuh Allah dan mereka tidak pernah terkalahkan”, tambahnya.

“Kalau lihat ciri-ciri yang disebutkan nabi, maka terus terang kami katakan kabar gembira itu sedang kita dengar sekarang. Emirate Islamiyah Taliban di Afghanistan. Taliban adalah bala tentara Al Mahdi di akhir zaman yang akan mengembalikan kejayaan Islam dan merebut Palestina dari tangan Israel”, imbuhnya.

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. ( Terjemah QS. Al-Maidah(5):54).

Dalam peta geografi kuno disebutkan bahwa Afghanistan adalah jantung kawasan Khurosan. Kawasan ini meliputi Afghanistan, sebagian wilayah Pakistan, Tajikistan, Turkmenistan dan Iran. Bahkan di Iran namanya masih dilestarikan menjadi sebuah provinsi yaitu provinsi Khurosan.

Dari Khurosan inilah akan muncul pasukan berpanji hitam yang akan menjadi tentara Imam Mahdi melawan pasukan Al-Masih ad-Dajjal atau Al-Masih palsu. “Apabila keluar panji-panji hitam dari arah Khurosan tidak akan ada sesuatu apapun yang dapat menolaknya hingga (panji-panji) ditancapkan di Ilya (Baitul Makdis atau Yerusalem).” (HR. Tirmidzi).

“Jika kamu melihat panji-panji hitam datang dari arah Khurosan maka sambutlah walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada khalifah Allah yang mendapat petunjuk”. (HR. Ibnu Majah, Abu Nuaim dan Al Hakim).

Khalifah Allah yang dimaksud adalah Imam Mahdi. Pakar Eskatologi asal Trinidad, Syekh Imran Hossein mengatakan tahap kedua beroperasinya Dajjjal adalah Pax Americana. Sebelumnya Dajjal menggunakan Inggris sebagai operator lapangannya yang disebut Pax Britannica. Tahap terakhir beroperasinya Dajjal adalah Pax Yudaica atau yang menjadi operator lapangan Israel.

Dalam banyak hadist disebutkan bahwa Dajjal adalah musuh utama Imam Mahdi. Musuh-musuh Islam tampaknya mengetahui hal tersebut. Tak heran mereka terus berusaha keras menghancurkan sumber-sumber tentara Imam Mahdi. Salah satunya yaitu Taliban yang tak lain adalah tentara pembawa panji hitam dari Khurosan. Ibaratnya membunuh janin sebelum menjadi manusia.

Dimulai Dajjal dengan topeng Inggris yang pada 1839-1841 dan 1878-1880 menginvasi Afganistan, kemudian Dajjal dengan kedok imperialis-komunis Uni Soviet yang mencaplok Afganistan pada 1979.  Terakhir Dajjal dengan wajah imperialis-kapitalisme Amerika tahun 2001. Dan jika perlawanan muslim di Afghanistan telah berhasil mengalahkan Amerika Serikat, sehingga mereka menarik kembali tentaranya. Maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa hal ini membuktikan Nubuwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

https://www.portal-islam.id/2021/08/kemenangan-taliban-perang-akhir-zaman.html

Jadi sudah sepatutnya seluruh umat Islam saat ini memperhatikan apa yang terjadi di Afghanistan. Karena sejarah tidak terjadi secara acak, melainkan bergerak satu arah menuju akhir yang telah ditentukan. Sedangkan Mesiah ada di jantung pergerakan sejarah dan ia terhubung dengan Yerusalem. Maka sejarah berakhir dengan Islam sebagai pemeran yang luar biasa. Saya tidak perlu mengulangi apa yang telah saya katakan. Saya bicara perlahan agar anda bisa memahaminya secara benar.

Demikian pesan Syekh Imran Hossein yang banyak menulis buku, salah satunya adalah “Jerusalem in the Qur’an”.

https://kalam.sindonews.com/read/529028/786/taliban-menanti-kedatangan-imam-mahdi-ini-kata-syekh-imran-hosein-1630512599

Berakhirnya Invasi Amerika Serikat dan terbentuknya Emirat Islam Afganistan.

Dua puluh tahun setelah invasi koalisi dibawah pimpinan Amerika Serikat, Joe Biden presiden AS yang baru saja terpilih menggantikan Trump, memutuskan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan. Invasi 2001 yang ditujukan demi terciptanya demokrasi (demokrasi kebablasan ala Barat yang tidak sesuai dengan ruh Islam, termasuk sistim keuangan ribawi yang ironisnya telah berhasil menyusup ke sebagian besar negara2 berpenduduk mayoritas Islam) disamping membasmi ancaman terorisme Al-Qaeda paska serangan 11 September 2001 ini telah mengakibatkan ratusan ribu korban. Lebih dari 3.500 tentara koalisi tewas, sekitar dua pertiga diantaranya adalah tentara Amerika.

Keputusan kontroversial ini banyak dikritik, terutama setelah Kabul, ibu kota Afghanistan, dengan cepat jatuh ke tangan Taliban. Namun Biden bersikukuh dengan keputusannya. Ia bahkan berkomentar Amerika tak seharusnya mati “dalam perang yang warga Afghan sendiri enggan untuk membela diri”.

“Tidak akan pernah ada kekuatan militer yang bisa menciptakan Afghanistan yang stabil, bersatu, dan aman,” imbuh Biden, menyebut kembali julukan “Kuburan Para Penguasa” yang dipopulerkan politikus AS David Isby. Isby mengatakan, “Kekuatan-kekuatan ‘Para Penguasa’, baik itu Uni Soviet, Inggris, atau Amerika, tak mampu menunjukkan fleksibilitas saat menghadapi Afghanistan.

“Mereka ingin dan harus melakukan semuanya dengan cara mereka, tanpa mau memahami kompleksitas negara tersebut,” tambahnya.

AS telah menghabiskan miliaran dolar untuk memasok militer Afghanistan dengan berbagai peralatan canggih demi mencegah Taliban berkuasa. Tapi ternyata Kabul dan kota-kota besar lainnya jatuh ke tangan Taliban dengan cepat, termasuk sebagian besar persenjataan canggih seperti helikopter Black Hawk, puluhan  kendaraan lapis baja dan pesawat militer lainnya.  

Tak lama Talibanpun mengumumkan terbentuknya Emirat Islam Afghanistan, sekaligus susunan kabinetnya meski baru sebagian. Abdul Ghani Baradar, salah seorang pimpinan tertinggi Taliban, mengatakan akan menjadikan Afghanistan sebagai negara yang berdaulat penuh. Secara tegas ia menjanjikan Afghanistan yang tentram dan damai di bawah naungan syariat Islam.

“Saya meyakinkan kepada seluruh warga negara bahwa para tokoh pemerintahan akan bekerja keras menerapkan aturan dan syariah Islam di negara ini,” ucap Hibatullah Akhundzada yang juga dikenal sebagai tokoh kharismatik Taliban.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahan baru bakal mengutamakan perdamaian, kesejahteraan, serta kemakmuran bagi seluruh warga Afghanistan.

JK, mantan wakil presiden 2014-2019, menilai Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban saat ini akan mengalami transformasi apabila disiplin di seluruh negara itu tetap dipertahankan. Menurutnya, Taliban sudah mengalami perubahan ke arah yang lebih moderat. Mereka sadar perlu bantuan negara lain untuk mengembangkan ekonomi mereka.Tidak seperti dua dasawarsa lalu yang cenderung kaku dan keras. 

Ketika masih menjabat wakil presiden, JK bercerita pernah mengundang pemerintah Afganistan dan Taliban ke Indonesia. Dengan tujuan selain untuk membicarakan perdamaian, juga untuk memberi kesadaran Taliban khususnya, bahwa Islam dapat tumbuh secara moderat. Itu sebabnya ia mengajak delegasi Taliban berkeliling ke sejumlah pesantren di sekitar Jakarta. 

Selanjutnya JK mengatakan, pasukan Amerika mengundurkan diri dari Afghanistan karena tak mampu mengalahkan Taliban yang menerapkan perang gerilya. JK mengakui Amerika berhasil menang di dua Perang Dunia. Namun, sejarah menunjukkan Amerika kerap kalah dalam berbagai perang gerilya.

“Amerika bisa memenangkan Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua. Tapi mereka tak bisa menang, kalau lawannya gerilya seperti di Vietnam, Somalia Afrika, Irak, dan Afghanistan sekarang,” ucap JK dalam acara “Sapa Indonesia Malam” Kompas TV, Senin (16/7/2021).

Apapun itu kita bisa melihat sikap Amerika dan Barat, bahkan PBB, yang tidak pernah tegas terhadap Israel yang mencaplok Palestina dan bertindak semena-mena terhadap penduduknya. Dan tidak sedikit hadist yang mengabarkan bahwa pertempuran antara pasukan Imam Mahdi melawan pasukan Dajjal akan terjadi di tanah tersebut.    

Bush secara tegas juga telah berucap : “ You are either with us, or with the terrorists”. Sekarang tinggal bagaimana umat Islam menyikapinya. Dimana kita akan berpihak, kepada Amerika dan sekutunya yang saat ini menguasai dunia lengkap dengan medianya yang tidak jarang memutar-balikkan fakta atau kepada nubuwat Rasulullah  ???

 Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada”.(Terjemah QS. Al-Hajj(22):46).

Di akhir zaman nanti Imam Al-Mahdi akan mempersatukan umat Nabi Muhammad saw yang terpecah, yang berserakan, dan ditipu-daya. Dengan pertempurannya, Al-Mahdi akan menyiapkan dunia bagi kembalinya Mesiah sejati, Nabi lsa ‘alaihissalam. Dia akan memenuhi bumi dengan kedamaian dan keadilan sebab bumi telah diliputi oleh tirani dan ketidakadilan. (Sahih at-Tirmidzi dan Sunan Abu Dawud)

Wallahu’alam bi shawwab.

Jakarta, 28 Oktober 2021.

 Vien AM.

Read Full Post »

Misteri jatuhnya menara kembar WTC.

Pada 11 September 2001 menara kembar World Trade Center (WTC) di  kota New York yang merupakan ikon kebanggaan Amerika Serikat luluh lantak dalam waktu 2 jam. Dalam rekaman yang disiarkan secara terus menerus di seluruh dunia itu terlihat bahwa gedung tersebut runtuh akibat ditabrak 2 pesawat komersial, menelan 3000 korban meninggal.

Selain gedung pencakar langit  berlantai 110 tersebut, menara 7 WTC dimana kantor CIA berada dan gedung Pentagon yang berada tak jauh dari lokasi, ikut terkena serangan. Namun Menara 7 WTC ambruk beberapa jam setelahnya bukan karena ditabrak pesawat melainkan akibat kebakaran. Demikian yang dirilis oleh The National Institute of Standards and Technology.

Namun demikian tidak sedikit pihak yang merasakan kejanggalan tragedy tersebut.  Diantaranya para ilmuwan yang tergabung dalam tim investigasi 9/11 Truth. Mereka mengatakan bahwa penjelasan yang diungkapkan oleh The National Institute of Standards and Technology tak masuk akal. Mereka berpendapat bahwa telah terjadi penghancuran terkendali dengan menggunakan bahan peledak atau yang dikenal dengan controlled demolition. WTC 7 adalah gedung pencakar langit pertama yang terbuat dari baja yang sangat sulit terbakar.

“Tower Seven merupakan bukti konkrit dari peristiwa 9/11. Seorang siswa kelas enam dapat melihat gedung ini jatuh pada kecepatan serupa terjun bebas, simetris, halus, dan itu bukan merupakan proses alami (seperti kebakaran). Bangunan yang jatuh karena proses alami tak mengalami hal seperti itu”, jelas pendiri 9/11 Truth, Richard Gage seperti dikutip dari BBC, Rabu (31/8/2016).

https://www.liputan6.com/global/read/2590625/misteri-runtuhnya-menara-ketiga-pada-teror-911-sengaja-dibom

Bagi saya laporan mengenai peristiwa itu ibarat sebuah film kartun karena di sana keterlibatan masif unsur pemerintah,” kata David Ray Griffin, salah satu anggota 9/11 Scholars for Truth sekaligus pendiri Center for a Postmodern World di Claremont University. Ia adalah seorang filsuf dan teolog liberal terkemuka Amerika Serikat. 

Bersama setidaknya 75 akademisi AS, Griffin tak henti mempelajari dan mengutak-utik peristiwa tersebut. Steven E Jones pemimpin 9/11 Scholars for Truth, seorang profesor kimia di Brigham Young University, Utah, setelah  mempelajari runtuhan menara kembar berkesimpulan runtuhnya bangunan itu disebabkan oleh ledakan yang terkontrol yang dipercepat ribuan pon bahan peledak jenis termite berkualitas prima. Jones juga yakin bahwa peristiwa itu hasil pekerjaan ‘orang dalam’.

”Kami tidak yakin bahwa ke-19 pembajak dan beberapa orang lain yang selama ini tinggal di gua-gua Afghanistan melakukan aksi itu sendiri. Oleh karena itu kami menantang teori yang selama ini ada dan kami akan membuktikan teori kami,” imbuhnya.

Tokoh lain yang meyakini adanya campur tangan pemerintah AS adalah Morgan O Reynolds. Ia berpendapat tragedy keji tersebut merupakan hasil karya tiga pihak, yakni sebuah elemen di Washington, M-16, dan Mossad. Semuanya itu membuka jalan bagi pemerintah Bush untuk hadir di Afganistan, seperti juga yang terjadi dengan Irak.

https://www.republika.co.id/berita/qgbjrj320/teori-konspirasi-911-mossad-israelm16-inggris-terlibat

Sementara itu beredar pula kabar yang mengatakan bahwa tidak ada orang Yahudi yang terbunuh dalam serangan tersebut. Karena 4.000 karyawan Yahudi yang bekerja di World Trade Center menerima peringatan melalui surel agar tidak bekerja besok hari.

Tentu saja berbagai teori konspirasi yang tersebar luas tersebut serta merta dibantah pihak resmi pemerintah. Bahkan dalam waktu sangat singkat Amerikat Serikatpun segera menyimpulkan bahwa pelakunya adalah Al Qaeda pimpinan Osamah bin Laden yang sebelumnya telah mereka labeli sebagai kelompok teroris yang harus diperangi.

Dan karena Taliban dianggap melindungi kelompok tersebut maka AS dipimpin NATO, bersama koalisinya, langsung memborbardir Afganistan dan memaksa Taliban keluar dari Afganistan. Pertanyaannya, mengapa bukan Arab Saudi yang mereka serang, bukankah Osama bin Laden warga Arab Saudi?? Jawabannya jelas pasti mereka tidak bisa membayangkan bila umat Islam bersatu membalas mereka. Lain halnya bila Afganistan yang dijadikan kambing hitam.

Tapi tak berhenti disitu. Bush, presiden AS saat itu juga berkoar, “You are either with us, or with the terrorists” yang artinya menuntut siapa yang tidak berpihak kepada AS berarti teroris. Dan karena Al-Qaeda adalah Islam maka sang teroris adalah Islam dan siapapun yang tidak berpihak pada AS maka ia teroris. Inilah yang kemudian memicu lahirnya Islamophobia akut, hingga hari ini.

Dampak Islamophobia.

Islamophobia adalah rasa curiga dan takut terhadap Islam dan segala yang berhubungan dengannya. Pernyataan Bush di atas tampaknya cukup sukses melanda sebagian besar penduduk dunia. Tak terkecuali mereka yang mengaku Islam. Dan akibatnya sungguh mengerikan, selain menjadi tidak PD alias Percaya Diri, persaudaraan sesama Muslim yang merupakan bagian dari ajaran Islampun akhirnya ikut tergerus. Tak heran bila akhirnya tak ada pembelaan untuk Taliban. Bahkan banyak Muslim yang ikut memberikan label teroris kepada mereka.

Sebaliknya berita baik justru datang dari Barat, Diantaranya dari Yvonne Ridley, seorang jurnalis surat kabar  Inggris yang pada September 2001 dikabarkan diculik oleh Taliban. Padahal ia ditangkap tentara Taliban karena masuk ke perbatasan Afganistan secara illegal, tanpa paspor maupun visa. Perempuan setengah baya tersebut masuk melalui Pakistan untuk melakukan tugas jurnalistik.

Namun apa yang disaksikannya di luar dugaannya. Ia diperlakukan dengan sopan dan hormat. Persentuhannya langsung dengan Taliban justru membuatnya dapat merasakan perbedaan dengan tuduhan yang dilontarkan selama ini. Ridley menyebut Taliban sebagai keluarga terbesar dan terbaik di dunia yang pernah dilihatnya.

Setelah selama 11 hari di interogasi dalam tahanan, ia akhirnya dibebaskan. Dengan syarat ia harus dapat membuktikan bahwa Taliban/Islam tidak memperlakukan kaum perempuan secara tidak adil seperti yang diberitakan selama ini. Ridley memenuhi janjinya. Begitu bebas ia segera mempelajari Islam lewat Al-Quran. Dan berujung dengan ke-Islamannya. Pada tahun 2003 ia memutuskan masuk Islam.

Al-Quran membuat jelas bahwa perempuan setara dalam spiritualitas, nilai dan pendidikan. Apa yang semua orang lupa adalah bahwa Islam itu sempurna, namun manusia tidak,” tegas Ridley dilansir Guardian.

Ridley bukan satu-satunya orang Barat yang memeluk Islam paska tragedy 911. Ada banyak lagi Ridley-Ridley lain yang tak terhitung jumlahnya. Mereka tertarik mempelajari  Islam justru karena penasaran. Karena sejatinya tak ada satupun agama mengajarkan kekerasan. . 

Invasi Amerika Serikat dan Sekutu.

Invasi ini dimulai pada Oktober sampai dengan November 2001. Sejak itu pasukan Amerika dan negara sekutu seperti Britania Raya dan Jerman menduduki Afganistan dengan dalih untuk menumpas Taliban dan membantu menjaga keamanan negara.

Selanjutnya struktur politik Afganistan diganti dengan pemerintah pro-Barat yang dipilih melalui proses demokrasi. Negara ini memproklamirkan diri sebagai republik Islam, Islam diakui sebagai agama resmi negara.

Namun tidak sedikit rakyat Afganistan yang mengatakan bahwa keadaan Afganistan tidak membaik. Kekacauan sering tetap terjadi. Hingga akhirnya pada Mei 2021, pasukan AS dan sekutunya mulai menarik diri dari Afganistan secara bertahap. Pemerintah AS akhirnya menyadari biaya yang mereka keluarkan untuk menguasai Afganistan telah melampaui batas kemampuan dan keuangan mereka. Trilyunan rupiah telah mereka habiskan diantaranya untuk mendirikan pangkalan milter, mendatangkan dan membiayai hidup ribuan militer AS serta keluarganya dll. Afganistan dengan Talibannya terlalu sulit untuk ditaklukkan. AS tampaknya tidak bisa mengambil pelajaran dari agresi mereka ke Vietnam puluhan tahun lalu.  

Sementara itu Taliban yang selama 20 tahun terus melakukan perlawanan segera memanfaatkan peluang tersebut. Dalam waktu kurang dari 2 minggu Taliban berhasil menguasai seluruh Afganistan dan kembali mengambil alih tampuk pemerintahan. Beberapa pengamat politik Timur Tengah berpendapat bahwa kemenangan Taliban yang demikian singkat bahkan tanpa korban dan perlawanan, menandakan bahwa mereka didukung oleh rakyat sehingga mudah menguasai ibu kota Kabul dan kota-kota lainnya.

Mereka bahkan berhasil bernegosiasi dengan pemerintah Afganistan terkait penyerahan kekuasaan secara damai hingga terbentuklah negara Emirat Islam Afghanistan. Selanjutnya presiden Ashraf Ghani dan beberapa diplomat AS di Afganistan segera dievakuasi dan meninggalkan Afghanistan .

https://www.tribunnews.com/internasional/2021/08/19/taliban-umumkan-pembentukan-emirat-islam-afghanistan-dibentuk-dewan-penguasa

( Bersambung),

Read Full Post »

Berdirinya Republik Demokratik Afganistan.

Setelah berhasil merebut kekuasaan dari Zahir Syah, Daoud Khan merubah Afganistan dari bentuk kerajaan menjadi negara republik yaitu Republik Afganistan yang merupakan republik pertama Afganistan. Namun republik ini hanya berumur 5 tahun. Karena pada tahun 1978 kembali terjadi kudeta hingga lahirlah Republik Demokratik Afganistan yang berfaham komunis. Republik ini beraliansi dengan Uni Sovyet.

Pada masa itulah pemerintah memperkenalkan sejumlah kebijakan revolusioner Marxisme, yang bertentangan dengan mayoritas rakyat yang sejak berabad-abad telah memeluk Islam dengan segala budaya Islamnya. Hal yang sudah pasti membuat gejolak rakyat.  

Selain itu di tubuh rezim komunis tersebut terjadi perebutan kekuasaan antar pejabat dan antar partai yang menambah kacaunya keadaan. Saling sikut, bahkan saling bunuh pejabat beserta keluarga adalah hal biasa. Pejabat yang tidak mau mendukung program pemerintah disingkirkan bahkan tidak sedikit yang dihabisi.  Semua perusahaan dinyatakan sebagai milik pemerintah.

Invasi Uni Sovyet.

Ketegangan terus berlanjut hingga pada 1979 Uni Soviet menginvasi Afghanistan yang sebelumnya sudah sangat tergantung pada negara pusat komunis tersebut. Milyaran rubel telah dilimpahkan Sovyet dalam berbagai bentuk mulai bantuan ekonomi, persenjataan, militer dll. Demi menghadapi perlawanan rakyat yang makin massif rezim komunis tersebut bahkan tidak segan-segannya meminta bantuan militer Sovyet, lengkap dengan personil dan persenjataan beratnya.

Maka dengan menyamar sebagai tentara Afganistan, tentara Sovyet   memasuki ibu kota Kabul dan dengan mudah merebut istana kepresidenan. Mereka juga berhasil menguasai sejumlah kota besar, mengangkat dan memilih orang-orang Afganistan yang mau diperbudak melanjutkan pemerintahan boneka tersebut.  

Perang saudarapun tak terhindarkan. Afganistan makin kacau, rakyat hidup dalam keadaan tegang. Perang membuat infrastruktur yang ada hancur,  aktivitas ekonomi terhambat, perdagangan dan transportasi terganggu seiring dengan hilangnya tenaga kerja dan modal.

Berbagai kelompok mujahidin bermunculan menentang penjajahan tersebut.  Namun rezim kejam tersebut tidak tanggung-tanggung. Dengan segala upaya mereka melindungi kepentingan Sovyet. Diantaranya dengan memborbardir sebuah kampung berpenduduk 24 ribu orang demi membalas para mujahidin yang menyerang dan membunuh pejabat-pejabat Sovyet.

Namun para mujahidin pantang menyerah. Dengan dana dan persenjataan yang dipasok oleh Amerika Serikat yang memang merupakan rival Sovyet, juga Pakistan, China, Iran, dan Arab Saudi, mereka melawan habis-habisan. Dari wilayah pedesaan yang tidak berhasil dikuasai rezim mereka terus bergerak. Hingga akhirnya Gorbachev, pemimpin Soviet ketika itu, menyadari bahwa mereka tak bisa melanjutkan perang tanpa harus banyak menelan biaya. Padahal ekonomi negaranya sedang memburuk.

Akhirnya setelah bertahan selama 10 tahun, maka pada tahun 1988 Gorbachevpun memutuskan menarik pasukannya. Namun Afghanistan tak pernah sepenuhnya pulih dari perang yang meninggalkan negara ini dalam keadaan porak-poranda. Perang ini menimbulkan sekitar 1,5 juta korban jiwa dan sekitar lima juta pengungsi.

Afghanistan menjadi semacam Vietnam-nya Uni Soviet. Seperti juga Amerika Serikat, negri tirai bambu ini harus menanggung malu dikalahkan oleh para gerilyawan lokal padahal telah memakan biaya yang sangat mahal. Tak lama Uni Sovietpun pecah.

Sebagai catatan, pada masa pemerintahan Republik Demokratik Afganistan yang komunis tersebut, meski pemberontakan terus terjadi namun bidang pendidikan, khususnya bagi kaum perempuan, mengalami kemajuan, meski hanya di kota-kota besar. Pada tahun 1988, tercatat 40% dokter dan 60% guru di Universitas Kabul adalah perempuan. Sebaliknya di pedesaan penduduk masih banyak yang tidak kenal huruf. Setelah invasi Soviet, perang menghancurkan sebagian besar sarana pendidikan. Para gurupun berhamburan mengungsi ke negara lain.

Analis pertahanan dan kebijakan luar negeri, David Isby yang juga penulis buku, “ Afghanistan, Graveyard of Empires” (2010) berujar, “Perang ini adalah salah satu kesalahan terbesar Uni Soviet.”

“Selama berabad-abad, Afghanistan tak ubahnya ‘makam’ bagi pasukan dan kekuatan asing yang berusaha mengendalikannya. Meskipun pada awalnya mereka terlihat sukses menginvasi, tapi cepat atau lambat, mereka terpaksa meninggalkan negara tersebut”.

“Ini bukan karena masyarakat Afghanistan punya kekuatan besar, tapi apa yang terjadi di sana adalah kesalahan dari penguasa itu sendiri, karena keterbatasan dan permasalahan imperialisme”, imbuhnya.

Taliban dan Lahirnya Republik Islam Afganistan.

Ironisnya meski penjajah telah hengkang perang saudara tidak juga usai.  Najibullah sang presiden boneka tetap ingin mempertahankan kekuasaannya, tidak peduli pemberontakan makin meluas di seluruh penjuru negri. Hingga pada April 1992 Kabul jatuh ke tangan para mujahidin. Tak lama berdirilah republik Afganistan yang berdasarkan hukum Islam. Dan ini semua tak lepas dari peran gerakan mujahidin yang dikenal sebagai gerakan Taliban.

Taliban adalah kata dalam bahasa Pasthun dan Persia yang berarti murid, siswa atau pelajar yang merupakan kata serapan dari bahasa Arab dengan arti yang sama. Pasthun juga adalah nama etnis terbesar di Afganistan.  

Ketika terjadi agresi Sovyet pada tahun 1979 seperti juga mujahidin-mujahidin lain, Mohammed Omar yang ketika itu sedang duduk di bangku sekolah madrasah, ikut tergerak demi memenuhi panggilan agama. Maka iapun mengumpulkan rekan-rekannya sesama pelajar untuk bergabung melawan penjajahan komunis. Jumlah mereka ketika itu 50 orang. Para pelajar yang kemudian dikenal dengan nama Gerakan Taliban tersebut bersumpah untuk membela negara demi memulihkan ketertiban, perdamaian dan keamanan Afghanistan berdasarkan syariat Islam.

Dengan cepat gerakan ini berkembang dan didukung sebagian besar rakyat. Bahkan banyak mujahidin dari sejumlah negara tetangga ikut bergabung. Diantaranya adalah Osama bin Laden dari Arab Saudi. Gerakan ini juga didukung secara resmi oleh Pakistan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) juga  Amerika Serikat, yang merupakan seteru Sovyet. Mayoritas anggota gerakan Taliban adalah etnis Pasthun.

Berkat kegigihannya Omar yang digambarkan sebagai sosok yang sangat karismatik, hidup dalam kesederhanaan serta memiliki selera humor yang tinggi itu dianugerahi gelar Amir Al-Mukmin, gelar yang diberikan kepada pemimpin yang saleh, oleh para pendukungnya. Ia juga dikenal sebagai kepribadian yang tenang, tak mudah terbawa emosi, ramah, dan rendah hati. Bahkan kabarnya tidak memiliki rumah ataupun rekening bank asing.

Dibawah pimpinan Omar gerakan ini berhasil merebut kembali ibu kota Kabul yang selama beberapa tahun sempat dikuasai Sovyet. Selanjutnya pada tahun 1991, Omar yang dalam pertempuran sempat kehilangan mata kanannya itupun mendirikan Keemiratan Islam Afghanistan. Keemiratan yang memberlakukan syariat Islam secara ketat ini menguasai hampir seluruh wilayah Afghanistan sejak tahun 1996 hingga  2001.

Masyarakat Afghanistan yang sudah lelah dengan perang dan pertikaian,  menyambut kemunculan Taliban sebagai ‘juru Selamat’. Popularitas Taliban makin besar karena keberhasilan mereka memberantas korupsi dan membangun jalan-jalan di wilayah Afghanistan. Taliban juga dikabarkan tidak menjarah harta milik warga, tidak memerkosa atau pun menculik seperti yang sering diberitakan media mainstream dunia.

Pada tahun 2000 secara resmi Omar bahkan melarang perdagangan narkoba dan penanaman opium yang selama itu telah menjadi lahan penghidupan rakyat di negaranya. Tahun berikutnya yaitu di tahun 2001, produksi opium nyaris berhasil diberantas tuntas (99%). Di bawah pemerintahan Taliban, pengguna dan pengedar narkoba diadili dengan berat.

Untuk diketahui, Afganistan memiliki ladang bunga poppy yang amat sangat luas lagi subur. Dan menurut penelitian, hampir seluruh bagian bunga ini dapat mengandung jenis bahan baku narkotika atau alkaloid, terutama morfin dan kodein, meskipun kecil persentasenya. Budidaya bunga poppy sebagai penghasil utama opium tercatat sebagai sumber utama dana perang sejak meletusnya perang Afghanistan-Soviet.

Ironisnya, setahun kemudian Amerika Serikat dan sekutunya yang sebelumnya mendukung Taliban berbalik arah, dan malah menyerang Afganistan. Dengan kekuatan besarnya mereka menginvasi dan menggulingkan pemerintahan Taliban. AS menuduh Taliban telah melindungi Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda yang dituduh sebagai otak serangan menara kembar WTC, New York pada September 2001. Departemen Luar Negeri AS bahkan menawarkan hadiah 10 juta dolar AS bagi siapa saja yang bisa menemukan pimpinan tertinggi negara tersebut.

Dalam sebuah buku yang berjudul The Secret Life of Mullah Omar yang ditulis oleh wartawan Belanda, Bette Dam, diceritakan bahwa Omar tidak pernah bersembunyi di Pakistan seperti yang diyakini oleh AS. Omar, setelah jatuhnya Taliban, bersembunyi di sebuah ruang rahasia di sebuah tempat yang jaraknya hanya tiga mil dari pangkalan operasi AS di provinsi Zabul Afganistan. Pemimpin Taliban tersebut tetap di tempat persembunyiannya hingga kematiannya karena sakit pada 2013.

Menjadi pertanyaan besar, apa sebenarnya daya tarik Afganistan, selain posisinya yang berada di jalur sutra, hingga negara-negara besar seperti AS, Inggris, Rusia dll ingin menguasai negri tersebut??

Dari beberapa sumber yang dapat dipercaya, ternyata sumber daya alam yang dimiliki negri yang terkurung daratan ini cukup melimpah. Terdapat sumber daya alam berupa hasil tambang seperti emas, perak, tembaga, seng dan bijih besi yang dapat ditemukan di bagian tenggara. Negara ini juga kaya akan batu mulia dan semi mulia yang banyak ditemukan di wilayah timur laut. Minyak bumi dan gas alam juga menjadi andalan Afganistan yang banyak ditemukan di bagian utara. Dan tentu saja lahan bunga poppynya yang berpotensi menghasilkan kekayaan melimpah bila tidak memikirkan akibat negatifnya yang sungguh sangat mengerikan.   

 ( Bersambung).

Read Full Post »

4. Fitnah Kekuasaan.

Abu Dzarr berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abu Dzarr, sesungguhnya engkau adalah orang yang lemah. Kekuasaan itu adalah amanah, dan kekuasaan tersebut pada hari kiamat menjadi kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi orang yang mendapatkan kekuasaan tersebut dengan haknya dan melaksanakan kewajibannya pada kekuasaannya itu.” (HR. Muslim).

Itulah yang dikatakan Rasulullah kepada Abu Dzarr, seorang sahabat yang suatu kali pernah menanyakan mengapa Rasulullah tidak memberinya jabatan. Hadist diatas mengisyaratkan bahwa kekuasaan adalah amanah yang sangat berat pertanggung-jawabannya. Tidak banyak pemimpin dunia yang mampu lolos dari fitnah kekuasaan.   

Dalam surat Al-Kahfi Allah swt memilih Dzukarnaen, seorang raja yang alim lagi bijaksana, sebagai panutan. Dzukarnaen senantiasa menyandarkan kekuasaan dan kemampuannya sebagai seorang penguasa kepada Allah swt. Sementara dalam urusan keduniawiannya ia tidak lupa melibatkan rakyatnya agar berpartisipasi dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Baginya kekuasaan bukan tujuan melainkan alat untuk menegakkan agama agar tercipta masyarakat beriman, aman dari segala kejahatan dan ketakutan.

Dzulkarnaen yang hidup ratusan tahun sebelum Masehi adalah seorang raja yang sangat terkenal. Terdapat beberapa pendapat tapi mayoritas ulama sepakat bahwa Dzulkarnaen yang dikisahkan Al-Quran bukanlah Aleksander Agung sebagaimana yang diyakini Barat.   

Orang-orang Quraisy pada masa awal datangnya Islam rupanya juga pernah mendengar kisah tentang raja tersebut.  Oleh sebab itu mereka menanyakan hal tersebut kepada Rasulullah saw.

Maka Rasulpun menyampaikan ayat 83 hingga 98 surat Al-Kahfi. Melalui ayat-ayat di atas Allah swt menceritakan sepak terjang Dzulkarnaen, mulai dari perjalanannya dari Barat ke Timur hingga akhirnya bertemu dengan suatu kaum yang memohon pertolongannya.

Mereka berkata: “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” ( Terjemah Al-Kahfi(18):94).

Di dalam beberapa hadits tentang tanda-tanda hari Kiamat Kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat. Di antaranya adalah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj. Pada kelanjutan ayat di atas, diterangkan bagaimana Dzulkarnaen kemudian membangun dinding tinggi terbuat dari besi yang bisa mencegah turunnya Ya’juj dan Ma’juj hingga menjelang hari Kiamat nanti.

Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata), ‘Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim”. ( Terjemah QS. Al-Anbiya(21):96-97).

Bagi orang awam termasuk orang-orang Qurasiy yang menanyakan hal tersebut, kisah Dzulkarnaen agak sulit untuk dipahami. Bahkan hingga hari inipun siapa sebenarnya Dzulkarnaen, dari mana asalnya, apa nama kerajaannya, apakah ia nabi atau bukan, siapa pula yang dimaksud Ya’juj dan Ma’juj, dll, semua masih merupakan misteri. Para ulama berbeda pendapat. Persis seperti kisah pemuda Al-Kahfi, siapa para pemuda tersebut, dimana letak gua Kahfi, bahkan jumlah pemudanyapun masih diperdebatkan.

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: “(Jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: “(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya”. Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit”. Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka”. ( Terjemah Al-Kahfi(18):22).

Kewajiban kita sebagai orang beriman adalah mempercayainya. “Kami dengar dan kami patuh”, jangan seperti kebanyakan orang Yahudi “ Kami dengar tapi tidak mau patuh”.

Meski tidak ada salahnya bila para ilmuwan, ilmuwan Muslim khususnya, berusaha memecahkan misteri tersebut, selama bisa menambah keimanan bukan malah sebaliknya. Apalagi Allah swt dalam surat Al-Kahfi, khususnya, telah memberikan sebagian tanda-tanda yang bisa menjadi kunci dibukanya misteri tersebut. Al-Quran memang bukan kitab sejarah bukan pula kitab panduan Ilmu Pengetahuan dan Sains namun demikian banyak sekali ayat-ayatnya yang mengandung ke 2 pengetahuan tersebut. 

Yang juga tak kalah pentingnya, surat Al-Kahfi ternyata dapat melindungi kita dari fitnah Dajjal yang juga merupakan salah satu dari 10 tanda-tanda besar menjelang Hari Kiamat.  

“Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya.” (HR Dailami).

Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim).

Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim).

Fitnah Dajjal adalah fitnah terberat dalam hidup karena menggabungkan sekaligus ke 4 fitnah di atas, yaitu fitnah agama, fitnah kekayaan, fitnah ilmu dan fitnah kekuasaan

Lebih mengerikannya lagi, fitnah yang disebarkannya tersebut sangat lembut hingga orang tidak merasa sedang tertipu. Kebebasan berpendapat alias demokrasi yang kebablasan diantaranya bahwa tubuh adalah milik pribadi yang adalah haknya untuk berbuat sesukanya hingga melahirkan prilaku menyimpang seperti LGBT, perzinahan, persamaan hak laki-laki dan perempuan, dll adalah salah satu contohnya. Belum lagi sistim ekonomi riba yang telah menyusup ke negara-negara mayoritas Islam tanpa pelakunya merasa sedikitpun bersalah.   

Itu sebabnya Dajjal disebut Al-Masih Al-Dajjal yang berarti Dajjal si pengusap, yang mengusap korbannya dengan penuh “kelembutan dan kasih sayang”. Sebutan yang sama dengan nabiyullah Isa Al-Masih as, namun dengan konotasi negative … Na’udzubillah min dzalik.

Untuk itu Rasulullah mengajarkan umatnya untuk senantiasa membaca doa berikut pada tahiyat akhir shalat.

Wallahu’alam bi shawwab.

Jakarta, 7 Agustus 2021.

Vien AM.

Read Full Post »

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Paham filsafat itu baik, yang tak baik adalah menempatkannya di atas segalanya. Seorang filosof adalah dia yang mencari kebenaran, keutuhan, keharmonisan, dan kedamaian dengan caranya. Dengan kelurusannya mereka menemukan resonansi, angka-angka, etika dan estetika yang dengan sendirinya harmonis dengan sifat dan sikapnya. Dengan itu, lahirlah para ilmuwan mengagumkan.

Dalam perkembangannya hingga pada abad ke-19 dan 20, masih banyak ilmuwan Barat yang masih bersusah payah menolak kebenaran adanya tuhan dan agama; menolak risalah Alquran dan Injil. Para ilmuwan kenamaan dunia itu hanya hidup di atas nama ilmu pengetahuan yang mereka anggap serba ilmiah, dan dihasilkan dari sebuah penelitian massif.

Namun, secara tidak sengaja mereka menemukan keajaiban-keajaiban yang tersembunyi, sesuatu yang kemudian membuka mata hati mereka kepada tuhan, maka munculnya teori Big Bang pada 1929 yang membuka mata rantai antara sains dan ketuhanan. Tulisan ini akan mengulas bagaimana para ilmuwan Barat menemukan keajaiban agama, khususnya rasa takjub mereka terhadap Alquran dan Nabi Muhammad SAW.

Alquran adalah kitab penuh dengan mukjizat, literatur bahasa arab terbaik dan sesuai dengan sains. Mungkin di masa depan zamannya berbeda lagi. Tidak seperti sekarang yang seakan kebenaran selalu diukur dengan sains dan teknologi. Tapi bagaimanapun kondisi masa depan, maka Alquran sebagai firman Tuhan akan membuktikan kebenaran dirinya,” begitu kata cendekiawan Muslim, Dr Zakir Naik, ketika ditanya oleh Rahul, seorang Hindu dari India mengenai kitab agama mana yang paling ilmiah.  (Transkripsi video dari Youtube oleh Baitul Maqdis, 2015). 

Uangkapan Zakir Naik tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam Alquran. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Alquran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. (Qs: Al-Hijr: 9).

Berikut ini adalah 8 Ilmuwan yang dibuat kagum oleh Islam:

1.Dia adalah seorang Direktur Gunma Astronomical Observatory, mantan direktur National Astronomical Observatory of Japan. Dia menghabiskan hampir separuh hidupnya untuk meneliti dinamika langit hingga dikenal sebagai Mekanisme Kozai. Mekanisme ini menggambarkan titik orbit asteroid, yang sekarang digunakan dalam studi tabrakan galaksi dan exoplanets.

Para ilmuan lain menyatakan itu adalah asap yang berkabut. Namun Kozai mengatakan kabut tidaklah cocok untuk menggambarkan asap tersebut, sebab kabut memiliki sifat dingin yang khas dingin, sedangkan asap kosmis agak panas.

Bertemulah Kozai dengan Sheikh Abdul-Majeed A. Zindani yang menyajikan sejumlah ayat Alquran yang menjelaskan awal mula alam semesta dan langit, serta hubungan bumi dan langit.

“Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: Datanglah kamu: Keduanya menuruti perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa, keduanya menjawab: Kami datang dengan suka hati.” (QS Fushshilat: 11).

Ayat itu membuat Kozai heran sekaligus takjub, apalagi setelah mengatahui bahwa Alquran diturunkan pada 1400 tahun yang lalu. Menurut dia, Alquran menggambarkan alam semesta seperti yang terlihat dari titik pengamatan tertinggi.

“Saya sangat terkesan dengan menemukan fakta-fakta astronomi yang benar dalam Alquran, dan bagi kami para astronom modern yang telah mempelajari potongan-potongan yang sangat kecil dari semesta. Kami telah memusatkan upaya kami untuk memahami bagian yang sangat kecil. Karena dengan menggunakan teleskop, kita dapat melihat hanya sedikit bagian dari langit tanpa berpikir tentang seluruh alam semesta. Jadi, dengan membaca Alquran dan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan, saya pikir saya dapat menemukan jalan masa depan saya untuk investigasi alam semesta,” kata Kozai.

Karena itu, Kozai percaya bahwa Alquran tidak mungkin bersal dari manusia, tapi sang pencipta. Profesor itu kemudian memusatkan penelitiannya berdasarkan sumber Alquran.

2. Ahli Anatomi, Profesor of Pediatrics and Child Health, dan Profesor Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi di Universitas Manitoba, Winnipeg, Manitoba, Kanada. Di sana, ia menjadi Ketua Departemen Anatomi selama 16 tahun.

Persaud sangat terkenal di bidangnya. Dia adalah penulis atau editor dari 22 buku dan menerbitkan lebih dari 180 karya ilmiah. Pada tahun 1991, ia menerima penghargaan paling terkemuka di bidang anatomi di Kanada, the JCB Grant Award from the Canadian Association of Anatomists.

Uniknya, Profesor Persaud memasukan beberapa ayat Alquran dan hadis di beberapa buku-bukunya. Dia juga kerap mengungkapkan ayat-ayat dan hadis di beberapa konferensi. Ketika ia ditanya tentang keajaiban ilmiah dalam Alquran yang telah diteliti. Inilah pernyataan takjub sang profesor tersebut:

“Muhammad hanya orang biasa, dia tidak dapat membaca atau menulis, dia seorang yang buta huruf, dan kita berbicara mengenai seseorang yang hidup 1200 atau 1300 tahun yang lalu, namun dapat mengeluarkan satu pernyataan tegas mengenai ilmu pengetahuan alam yang secara ajaib ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan. Saya pikir ini tidak mungkin bisa disebut kebetulan, terlalu banyak keakuratan (yang terdapat di dalamnya). Jadi, tidak sulit bagi saya menerima bahwa ini adalah semacam ilham yang diterimanya yang membuatnya mampu menyampaikan pernyataan itu.”

3. Profesor dan Ketua Departemen Anatomi dan Perkembangan Biologi. Johnson juga merupakan Direktur Institut Daniel Baugh, Thomas Jefferson University, Philadelphia, Pennsylvania, USA. Johnson pun telah menulis lebih dari 200 karya yang telah dipublikasikan. Profesor Johnson mulai tertarik pada tanda-tanda ilmiah dalam Alquran saat menghadiri Saudi Medical Conference ketujuh tahun 1982, ketika sebuah komite khusus dibentuk untuk menyelidiki tanda-tanda ilmiah dalam Alquran dan Hadis.

Pada awalnya, Profesor Johnson tidak menerima bahwa ada ayat-ayat yang menjelaskan tentang perkembangan biologi dalam Alquran dan Hadis. Tapi setelah diskusi dengan Sheikh Zindani, ia mulai berminat dan berkonsentrasi meneliti terkait tahap internal serta pengembangan eksternal janin dalam tubuh manusia. Melalui serangkaian penelitian itulah dia berdecak kagum pada apa yang tertulis pada kitab berumur 1400 tahun yang lalu.

“Sebagai ilmuwan, saya hanya berurusan dengan sesuatu yang secara spesifik dapat saya lihat. Saya bisa memahami tentang embriologi, tahap perkembangan makhluk hidup, saya dapat memahami tentang kata-kata yang diterjemahkan kepada saya yang berasal dari Alquran. Sebagaimana saya telah berikan contoh sebelumnya, seandainya saya dapat kembali ke masa itu (zaman Nabi Muhammad), dengan pengetahuan yang saya miliki sekarang, dan saya harus menjelaskan semua itu, saya tetap tidak dapat menjelaskannya. Saya tidak melihat ada bukti yang kuat yang bisa digunakan untuk menyangkal konsep bahwa Muhammad telah mendapatkan informasi ini dari suatu tempat. Jadi saya melihat bahwa sebuah campur tangan ketuhanan telah menjelaskan hal-hal besar yang kemudian diungkap oleh ilmu pengetahuan saat ini. Mengingat bahwa dia (Muhammad saw) adalah seorang yang buta huruf,” katanya.

Dia melanjutkan. “Dalam beberapa ayat Alquran, tercantum penggambaran yang jelas mengenai perkembangan manusia sejak masa tercampurnya Gamet melalui proses organogenesis. Tidak ada catatan yang lengkap dan jelas tentang perkembangan manusia, seperti klasifikasi, istilah dan penggambarannya, yang ada sebelum ini. Secara keseluruhannya, penggambaran (dalam Alquran) ini mendahului beberapa abad dalam hal penggambaran mengenai berbagai tahap embrio manusia dan perkembangan janin yang terdapat dalam literatur ilmiah yang ada.”

4. Presiden American Association of Clinical Anatomi (AACA) pada 1989. Juga seorang ilmuawan Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains. Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku mereka juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Pada tahun 1980, Moore diundang ke Arab Saudi untuk memberikan kuliah anatomi dan embriologi di Universitas King Abdulaziz. Di sana, Moore didekati oleh Komite Embriologi dari Universitas agar membantu menafsirkan ayat-ayat tertentu dalam Alquran dan Hadis tentang reproduksi manusia dan perkembangan embriologi. Selama tiga tahun bekerja bersama Komite Embriologi tersebut, dia telah membantu menafsirkan banyak pernyataan dalam Alquran dan Sunnah yang mengacu pada reproduksi manusia dan perkembangan janin.

“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik”. (Terjemah (QS. Al Mu’minuun): 13-14).

Sang profesor awalnya mengaku heran dengan akurasi isi surat yang terekam pada abad ke-7 tersebut, sebelum ilmu embriologi didirikan. “Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!,” katanya. Namun, dia mengatakan ungkapan mikroskop itu hanya candaan. “Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini.”

Moore mengungkapkan kebahagiaannya karena telah menemukan kebenaran saat dia membantu mengklarifikasi isi ayat Alquran tersebut. “Jelas bagi saya bahwa pernyataan Alquran ini telah diterima Muhammad dari Tuhan atau Allah. Karena semua hal ini tidak terungkapkan hingga berabad-abad kemudian. Hal ini membuktikan kepada saya bahwa Muhammad pasti seorang Rasul atau utusan Tuhan atau Allah.”

5. Seorang ahli bedah berkebangsaan Perancis. Ia menjadi terkenal karena menulis buku tentang Islam, Alquran dan ilmu pengetahuan modern. Berawal pada 1975, ketika Prancis menawari bantuan kepada Mesir untuk meneliti mumi Firaun. Bucaille lah yang menjadi pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian tersebut.

Ternyata, hasil akhir yang ia peroleh sangat mengejutkan. Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk dijadikan mumi agar awet. Namun penemuan yang dilakukan Bucaille menyisakan pertanyaan: Bagaimana jasad tersebut bisa terjaga dan lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal telah dikeluarkan dari laut. Bucaille pun mengeluarkan laporan akhir yang diyakininya sebagai penemuan baru dengan judul ‘Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern’, judul aslinya; ‘Les Momies des Pharaons et la Midecine’.

Saat menyiapkan laporan akhirnya itu, salah seorang rekannya membisikkan sesuatu di telinga Bucaille bahwa kaum Muslimin telah lama berbicara tentang tenggelamnya mumi ini. Dia mengacukannya, tapi cukup membuatnya penasaran. Dia mulai berpikir dan bertanya-tanya, bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898, sementara Alquran telah ada ribuan tahun sebelumnya.

Dari sini, terjadilah diskusi antara dia dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa AS, perbuatan yang dilakukan Firaun dan pengejarannya terhadap Musa hingga dia tenggelam. Kemudian bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut.

Dia pun disuguhkan dengan sebuah ayat yang mencengangkan. “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (Terjemah QS Yunus(10: 92).

Bucaille tersentuh hingga ia berdiri di hadapan orang-orang yang hadir. “Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman pada Alquran ini”.

7. Seorang ahli Oceanografer dan penyelam terkemuka dari Perancis pada era 90-an.

Pada suatu hari, ia melakukan eksplorasi di bawah laut dan tiba-tiba menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya. Air itu tidak bercampur atau tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya sehingga seolah-olah ada dinding membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim dan menceritakan fenomena ganjil itu kepadanya.

Profesor tersebut lalu membeberkan ayat Alquran surat Ar-Rahman ayat 19-20, yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.”

Kemudian surat Al-Furqan ayat 53: “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”

Terpesonalah Costeau mendengar ayat-ayat Alquran itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Dia mengakui kebenaran Alquran yang berisi firman Allah.

8. Sseorang pendidik dan pemimpin di Carnegie Mellon University, di mana dia adalah seorang profesor ilmu biologi. Brown adalah anggota dari komunitas Carnegie Mellon sejak tahun 1973, ketika ia bergabung dengan fakultas sebagai asisten profesor ilmu biologi di Mellon College of Science (MCS).

Pada 1981, terbit Journal of Plant Molecular Biologies yang mengungkapkan hasil penelitian sebuah tim ilmuwan Amerika Serikat yang dipimpin Profesor William Brown. Itu tentang suara halus yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa (ulstrasonik), yang keluar dari tumbuhan. Suara itu berulang lebih dari 1.000 kali tiap detiknya. Tim berhasil merekam suara itu menggunakan alat perekam canggih.

Dari alat perekam itu, getaran ultrasonik kemudian diubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditampilkan ke layar monitor. Dengan teknologi ini, getaran ultrasonik tersebut dapat dibaca dan dipahami, karena suara yang terekam menjadi terlihat pada layar monitor dalam bentuk rangkaian garis. Para ilmuwan ini lalu membawa hasil penemuan mereka ke hadapan tim peneliti Inggris, di mana salah seorangnya adalah peneliti muslim.

Yang mengejutkan, getaran halus ultrasonik yang tertransfer dari alat perekam menggambarkan garis-garis yang membentuk lafadz Allah dalam layar. Para ilmuwan Inggris ini lantas terkagum-kagum dengan apa yang mereka saksikan. Peniliti muslim mengatakan bahwa temuan tersebut sesuai dengan keyakinan kaum Muslimin sejak 1400 tahun yang lalu.

Bertasbih kepada-Nya langit yang tujuh, dan bumi (juga), dan segala yang ada di dalamnya. Dan tidak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun, lagi Maha Pengampun.” (Terjemah QS Isra(17): 44).

Setelah menjelaskan tentang Islam dan ayat tersebut, sang peneliti muslim itu memberikan hadiah Alquran dan terjemahanya kepada Profesor William.

Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini. Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi, satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam Alquran. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan Syahadatain,” kata William beberapa hari setelah mendapatkan terjemahan Alquran.

Banyak yang menganggap Albert Einstein yang lahir dari keluarga Yahudi Jerman adalah seseorang yang tak mengenal agama. Namun, beberapa catatan mensyaratkan ilmuwan besar abad 20 dan penemu teori relativitas itu dekat dengan agama.

Melalui surat yang ditujukan kepada temannya, Guy H. Raner Jr. pada Juli 1945 dan September 1949, Einstein menyatakan dengan gamblang terkait pemikirannya tentang Tuhan dan agama. “Dari sudut pandang seorang ateis, itu selalu menyesatkan ketika menggunakan konsep anthropomorphical dalam menangani hal terluar dari lingkungan manusia. Analogi yang kekanak-kanakan,” bunyi petikan surat Einstein kepada Raner.

Einstein, dalam makalah terakhirnya ‘Die Erklarung’ (Deklarasi) yang ditulis pada tahun 1954 di Amerika Serikat dalam bahasa Jerman menelaah teori relativitas dalam ayat-ayat Alquran dan ucapan Imam Ali bin Abi Thalib dalam kitab Nahjul Balaghah. Einstein menyebut penjelasan Imam Ali tentang mimpi perjalanan Mi’raj jasmani Nabi Muhammad ke langit dan alam malaikat yang hanya dilakukan dalam beberapa detik sebagai penjelasan paling bernilai.

Einstain juga disebut pernah menyurati ulama Iran, Ayatollah Al Udzma Sayid Hossein Boroujerdi, terkait pandangannya terhadap Islam dan menyatakan ketertarikan terhadap konsep ajaran agama yang dibawa nabi Muhammad SAW. Hal itu dilaporkan Radio Israel pada Maret 2014.

Laporan tersebut mengutip video dari Ketua Majelis Ahli Iran, Ayatollah Mahadavi Kani. Ia menjelaskan ketika Einstein mendengar tentang peristiwa kenaikan Nabi Muhammad, sebuah proses yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya, dia menyadari hal ini merupakan gerakan relativitas yang sama dengan apa yang Einstein telah pahami.

“Einstein berkata, ‘ketika saya mendengar tentang kisah Nabi Muhammad dan tentang Ahlul Bait (keluarga nabi), saya menyadari mereka mengerti hal ini jauh sebelum kita,” kata Kani, mengutip perkataan Einstein.

Namun tidak ada satu bukti autentik yang menyatakan Einstein menerima Islam.

Wallahu’alam bi shawwab.

Jakarta, 14 Juni 2021.

Vien AM.

Dicopas dari : https://www.republika.co.id/berita/o6z79y361/8-ilmuwan-yang-dikejutkan-oleh-kebenaran-alquran

Read Full Post »

Older Posts »