Feeds:
Posts
Comments

Archive for December, 2016

… …  mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. ( Terjemah QS. Ali Imran (3):97).

Ya ibadah haji adalah kewajiban bagi yang mengaku Muslim dan memiliki kemampuan untuk melakukannya. Kemampuan yang dimaksud dalam ayat tersebut bukannya harus kaya raya dalam arti mempunyai harta yang berlimpah. Melainkan cukup memiliki biaya untuk mengadakan perjalanan pulang pergi ke tanah suci, biaya hidup selama disana dan biaya cukup bagi keluarga yang ditinggalkan selama yang bersangkutan berhaji. Serta yang utama dalam keadaan sehat sehingga ia mampu melakukan seluruh rentetan rukun dan wajib haji.

Haji adalah impian bagi seorang Muslim sejati. Puncaknya adalah wukuf di Arafah. Itulah saat dimana semua orang berkumpul dalam kedudukan yang sama di hadapan Tuhannya, Allah Azza wa Jalla. Baik yang kaya maupun miskin, raja maupun rakyat biasa, lelaki maupun perempuan, tua maupun muda, apapun warna kulitnya, semua bersimpuh, rukuk dan sujud memohon ampunan dan ridho-Nya. Bagi seorang Muslim, hari-hari haji adalah hari-hari yang merupakan puncak spiritual yang sungguh tinggi nilainya dihadapan Sang Khalik. Pada hari itu para jamaah memandangi langit Arafah. Disebutkan dalam hadits qudsi bahwa Allah berfirman kepada para malaikat:

Lihatlah kepada hamba-Ku di Arafah yang lesu dan berdebu. Mereka datang kesini dari penjuru dunia. Mereka datang memohon rahmat-Ku sekalipun mereka tidak melihat-Ku. Mereka minta perlindungan dari azab-Ku, sekalipun mereka tidak melihat Aku”.

Saat itu Allah mendekat sedekat-dekatnya kepada hamba-hamba-Nya yang wuquf di Arafah untuk mendengarkan ungkapan dan keluhan hati mereka, menatap dari dekat wajah dan perilaku mereka. Nabi Muhammad saw bersabda :

“ . . . Ia (Allah) mendekat kepada orang-orang yang di Arafah. Dengan bangga Ia bertanya kepada para malaikat, Apa yang diinginkan oleh orang-orang yang sedang wukuf itu ? “

Maka tak heran bila kita sering mendengar kisah seorang Muslim, dengan segala keterbatasannya, pergi menunaikan haji. Keterbatasan tersebut bermacam-macam, ada yang kurang mampu secara harta, ada yang secara fisik, dan ada juga yang dengan perjuangan berat dengan berbagai alasan. Perjalanan haji di jaman modern ini tidaklah begitu sulit dilakukan. Akan tetapi, tidak semua orang seberuntung itu, ada sebagian orang yang harus menempuh perjalanan berbulan-bulan untuk sampai ke Mekah. Berikut adalah diantara kisahnya :

1. Bulat Nassib Abdulla , seorang pemuda Rusia.

mualaf-rusia-berhaji-dng-bersepedaPada tanggal 8 September 2016, Bulat  Nassib Abdulla, seorang pemuda Rusia,  tiba di Makkah, setelah bersepeda menempuh jarak 6600 km dari tempat tinggalnya.  Ia diterima sebagai tamu kehormatan dan mendapat banyak penghargaan dari organisasi pramuka Saudi. Selain melakukan ibadah haji, pemuda berusia 24 tahun tersebut mendapatkan kehormatan bergabung dalam tim relawan yang bertugas melayani para jamaah dari berbagai negara. Pemuda tersebut dimasukkan ke dalam kloter peziarah Pramuka Hulaifah Saudi.

Bulat meninggalkan Rusia pada hari pertama Ramadhan, 6 Juni 2016. Setelah melewati beberapa negara seperti Azerbaizan, Yordania, Cyprus, Turki. Tiga bulan kemudian, akhirnya ia berhasil sampai di Madinah.

Haji diwajibkan untuk sekali dalam seumur hidup bagi semua umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun Muslim di seluruh dunia mengunjungi Makkah untuk melakukan ibadah tersebut. Pada haji tahun 2016 ini, semoga Allah menerima ibadah haji dan doa kami serta melindungi kita dari setiap hal yang buruk,” ujarnya.

2. Mohammad, dari RRC.

muslim-cinaMohammad, demikian nama lelaki setengah baya yang melakukan perjalanan sejauh 8.150 kilometer dengan mengayuh sepeda dari rumahnya di provinsi Xinjiang menuju Arab Saudi. Setelah menempuh perjalanan 2 bulan, pada tanggal 21 Agustus 2016, tibalah Muhammad di tujuan.

Mohammad berkisah bahwa ia termasuk orang yang tak mampu membayar biaya berhaji secara normal. Namun hal tersebut tak membuatnya putus asa. Ia mengumpulkan bekal sebisanya, kemudian sebagai seorang yang terbiasa bersepeda iapun mengkomunikasikan perjalanan spektakulernya kepada komunitas sepeda di Arab Saudi. Alhasil, begitu ia sampai di kota Thaif, kota peristirahatan  tak jauh dari Makkah, ia pun disambut oleh kelompok bersepeda kota itu dan mengiringinya hingga ke Mekah.

Kami adalah klub sepeda pertama di Arab Saudi yang menyambut pesepeda Muslim Cina, dan kami berharap pada klub-klub sepeda lokal lainnya untuk dapat menerima Mohammad dengan hangat serta memperkenalkannya dengan kota-kota mereka,” kata Nayef Al Rawas, Ketua klub sepeda lokal di kota Taif.

3. Senad Hadzic dari Bosnia.

senadhadzic-haji-berjalankakiPada tahun 2012, demi mencapai impian melaksanakan haji, Senad Hadzic (47 tahun), berjalan kaki sejauh 5.900 km dari desanya di Bosnia menuju Mekah. Ia meninggalkan kota kelahirannya, Banovici, Bosnia, dan berjalan kaki sekitar 3.540 mil melintasi Bosnia, Serbia, Bulgaria, Turki, Suriah, Yordania dan Arab Saudi untuk akhirnya mencapai Mekah.

Saya berjalan atas nama Allah, untuk Islam, untuk Bosnia-Herzegovina, untuk orang tua saya, dan untuk kakak perempuan saya,” jelas Hadzic.

Berbekal ransel seberat 20 kg berisi peralatan hidup sekedarnya dan uang 200 euro di tangan, Hadzic memulai perjalanan spiritualnya. Bila ia lelah atau malam hari tiba ia istirahat dan tidur di masjid yang ditemuinya, atau di taman kota, dan kadang-kadang juga di jalanan. Namun demikian ia menyatakan perjalanannya yang berat itu terasa ringan begitu akhirnya ia tiba di Mekah : “Aku benar-benar sangat senang dan menurutku ini adalah tempat yang paling indah di dunia.”

4. Nathim Cairncross dan Imtiyaz Ahmad Haron, dari Cape Town

afrika-selatanPada tahun 2010, Nathim Cairncross (28) dan Imtiyaz Ahmad Haron (25), dua orang pemuda dari Cape Town, Afrika Selatan mengayuh sepeda ke Arab Saudi untuk melakukan perjalanan haji.

“Mengayuh sepeda ke Arab Saudi dari Cape Town adalah pengalaman yang melelahkan. Kami memang berniat melakukan perjalanan haji dengan cara ini agar kami bisa merasakan sendiri kerasnya melakukan ibadah haji,” kata Cairncross, seorang pemuda yang berprofesi sebagai perencana tata kota.

Ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk naik sepeda, Cairncross berkata: “Ini memberi kita banyak kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang dari negara yang berbeda. Selain itu, selama perjalanan kami bisa berdakwah di mana pun kami berhenti untuk menginap.”

5.Salim Moumou, seorang pemuda Perancis.

salim-moumou-eljeddahoui-monasPada tahun 2007, Salim Moumou, seorang mahasiswa Perancis berusia 25 tahun melakukan perjalanan sejauh 4800 km ke tanah suci dengan bersepeda. Ia memulai perjalanannya dari kota asalnya di Perancis. Ia melalui Belgia, Swiss dan Italia lalu dari Italia berlayar ke Turki. Ia mengakui bahwa perjalanan spiritual tersebut termotivasi oleh kisah kakeknya yang mengayuh sepeda mulai dari Suriah, Jordania, kemudian Arab Saudi.

Kakek saya butuh waktu enam bulan untuk sampai ke Mekah, saat itu kondisi untuk makan dan tidur masih sangat sulit. Saya ingin merasakan kondisi yang sama dan kesulitan yang sama.” katanya penuh semangat.

6. Dzhanar Aliyev Magomed Ali dari Chechnya.

dzhanar-aliyev-magomed-ali-monasMagomed Ali membutuhkan sekitar 10 minggu perjalanan dari Urus-Martan, sebuah desa kecil di Chechnya, ke kota suci Mekah di Arab Saudi. “Aku hanya takut kepada Allah, dan kemungkinan bahwa aku tidak akan sampai ke tujuan,” kata Magomed Ali setelah pulang dari perjalanan ibadah hajinya.

Magomed Ali bukanlah seorang yang masih muda namun semangat dan kemauannya yang begitu tinggi sangat patut diacungi jempol. Dalam usianya yang sudah 63 tahun, ia mencari pengalaman spiritual terbesar dalam hidupnya. Pada tahun 2007 dengan sepedanya yang sudah karatan, ia berhasil melakukan perjalanan sepanjang 12 ribu kilometer, dengan melintasi 13 negara untuk kemudian bergabung dengan hampir tiga juta Muslim dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji.

Rupanya perjalanan tersebut adalah bentuk nazar Magomed kepada sang ibu, yaitu jika ada sedikit rezeki untuk bertamu ke Baitullah, maka dia ingin melakukannya lewat jalan darat.

7. Konvoi sepeda motor rombongan dari Malaysia.

Pada Mei 2014 serombongan calon jamaah dari Malaysia bersepeda motor dari Kuala Lumpur menuju Madinah. Rombongan berjumlah 12 orang ini berhasil memasuki tanah suci dengan mengendarai 8 sepeda motor dan satu mobil kecil,setelah melewati 12 negara dan mampir di 53 kota.

Pengalaman dua bulan di jalan nyaris tanpa kendala, kecuali ketika tiba di perbatasan antarnegara. Kedutaan Besar Malaysia di masing-masing negara transit harus selalu turun tangan untuk membantu memfasilitasi perjalanan mereka. “Kebanyakan soal prosedur perbatasan saja,” kata mereka.

Perjalanan spiritual dengan cara konvoi sepeda motor yang dilakukan rombongan ini adalah untuk yang ke 3 kalinya.

Tentu masih banyak lagi kisah perjalanan haji mereka yang berangkat tidak secara yang biasa kita dengar.  Bahkan saking menggebunya tidak jarang calon jamaah nekad melakukan perjalanan tanpa izin resmi. Choiron Nasichin, adalah salah satu contohnya. Pada tahun 1992, lelaki asal Jombang Indonesia ini nekad menyusup ke dalam pesawat jamaah haji yang berangkat dari bandara Juanda Surabaya. Aksinya baru ketahuan menjelang pesawat turun di bandara King Abdul Aziz Jedah, hingga akhirnya terpaksa dipulangkan ke tanah air. Namun demikian perbuatan kurang baik yang dilandasi keinginan yang begitu tinggi agar bisa beribadah di rumah-Nya ini berbuah menyenangkan. Dua kali ia dibiayai seseorang untuk berhaji, yaitu pada tahun 1994 dan 2005. Allahu Akbar …

Sementara dari Pakistan dilaporkan satu kelompok yang tidak memiliki izin resmi berhasil memasuki  pegunungan Taif yang terletak 80 km dari Mekkah. Mereka ini bahkan tak memakai alas kaki dan bekal yang cukup. Dan kalau kita perhatikan di sana memang banyak sekali jamaah yang keadaannya demikian, terutama dari Pakistan dan India.

Jadi sungguh aneh bila di zaman modern ini masih saja ada orang yang mengaku Muslim tapi dengan berbagai alasan enggan menjalankan rukun Islam ke 5 ini padahal ia mampu melakukannya. Apa sebenarnya yang menghalanginya???

Semoga kisah perjuangan para jamaah haji di atas mampu menggerakkan hati mereka yang belum ingin pergi haji segera melakukannya, aamiin ya robbal ‘aalamiin …

Wallahu’ alam bish shawwab.

Jakarta, 25 Desember 2016.

Vien AM.

Read Full Post »

Energi Al-Maidah 51 (3).

Sesuai dengan temanya yaitu demo super damai, Aksi Bela Islam III 212 yang baru lalu, berjalan dengan mulus, amat sangat damai. Dibawah awan mendung, angin sepoi-sepoi, hujan rintik-rintik yang sesekali turun, kemudian hujan deras tepat ketika shalat Jumat dimulai dan berhenti secara perlahan di akhir acara, benar-benar menambah nikmat dan syahdunya suasana. Menjadi berkah tersendiri bagi jamaah yang telah batal wudhu untuk memperbarui wudhu mereka. Maklum, sebagian jamaah telah datang sejak Subuh dan lagi tidak mudah untuk keluar dari kerumunan jutaan manusia untuk sekedar mencari air wudhu.  Allahu Akbar !

Doa qunut yang dibacakan imam di bawah derasnya hujan justru makin menambah keseriusan umat dalam berdoa. Berdoa memohon agar Allah swt sudi mengabulkan doa jutaan umat Muslim yang berkumpul siang itu dengan satu tujuan utama, yaitu agar para pemimpin mau serius menangani si penista agama, agar hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, agar keadilan berlaku tidak hanya bagi minoritas tapi terlebih lagi bagi kami kaum mayoritas, dan juga agar NKRI tetap bersatu, tidak terpecah belah. Berdoa dengan posisi tangan menengadah ke atas hingga dapat merasakan guyuran air yang turun langsung dari langit, sungguh mampu membangkitkan semangat dan rasa optimis bahwa Allah swt  pasti mendengar dan akan mengabulkan doa umat Muslim.

Pagi itu sekitar pukul 10, bersama suami, yang sengaja mengambil cuti, adik saya serta suaminya yang baru kali ini ikut turun ke jalan, alias berdemo, kami tiba di Istiqlal.  Dari masjid terbesar di Asia Tenggara ini kami berjalan kaki menuju pintu Gambir, yang berdasarkan info yang saya trima dikhususkan bagi kaum Muslimah. Di sepanjang jalan yang kami lalui itu, tak henti-hentinya makanan dan minuman ditawarkan, secara gratis !

wudhu-monas212Sejumlah ambulan dengan posko medisnya, WC mobile dan  mobil pemadam yang sudah disulap menjadi tempat wudhu terlihat di beberapa sudut. Juga yang tak kalah pentingnya adalah tim kebersihan dan mereka yang bertugas mengingatkan untuk tidak menginjak rumput ! Masya Allah …

monas-212tugu-pak-tani-212Yang mengherankan adalah area sekitar pintu Gambir yang tidak terlalu padat. Adik saya sampai berkomentar ” G seramai waktu 411 kayaknya mbak ya?“. Saya hanya mengangkat bahu, jujur, bingung. Jawaban baru kami dapatkan di perjalanan pulang. Kami baru menyadari bahwa jamaah membludak tidak hanya di Monas tapi juga hingga Sudirman-Thamrin, sesuai keinginan awal GNPF yang kemudian ditentang polisi, dengan alasan mengganggu ketertiban umum. Namun nyatanya bahkan membludak hingga kawasan patung pak Tani di Kwitang. Masya Allah …

Pantaas, ketika shalat tadi beberapa kali kami mendengar suara seperti deru angin yang sangat kencang, kami sempat menyangka bahwa itu suara angin puyuh. Suara itu terdengar datang dari sisi depan kiri yang tak lain adalah sisi Thamrin-Sudirman. Dan belakangan kami baru sadar bahwa itu adalah suara takbir yang terbawa angin … Allahu Akbar !!!

monas2-212monas3-212Rupanya kami benar2 beruntung bisa masuk Monas di saat akses menuju lokasi utama terhambat jutaan jamaah, dan shalat persis di depan monumen tersebut. Dan itupun sudah penuh ketika menjelang waktu Zuhur. Sungguh tidak percuma kami memaksakan diri hadir di pesta akbar ini karena pagi tadi, tepat sebelum berangkat mobil kami mogok, hal yang benar-benar tidak pernah terjadi. Untung satpam kompleks segera memberitahukan bahwa tetangga kami ada yang punya jumper, yaitu alat pemancing aki. Segera  suami bertindak cepat, dan Alhamdulillah berhasil. Dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan suami memutuskan mampir membeli aki baru dan menggantinya sebelum berangkat ke tkp.

santriciamis

Santri Ciamis berbondong menuju Jakarta

Anehnya, ketika umat Islam sedang bergembira atas keberhasilan aksi super damai ini, 2 hari kemudian muncul aksi di tempat yang sama. Rupanya ini adalah aksi tandingan yang diselenggarakan mereka yang tidak senang dengan aksi 211. Sungguh aneh, aksi 211 yang dipersiapkan jauh-jauh hari secara matang oleh tim GNPF, yang bahkan beberapa kali sempat ditentang pihak berwajib dengan alasan mengganggu ketertiban dan sebagainya. Hingga mengakibatkan peserta aksi dari Ciamis yang berjarak 270 km dari Jakarta, memutuskan untuk berjalan kaki menuju ibu kota karena polisi melarang bus-bus mengangkut mereka. Namun aksi tandingan bisa tiba-tiba saja muncul tanpa persiapan, dan direstui pula oleh kepolisian.

monas4-212Ajaibnya lagi, aksi yang mereka beri nama aksi budaya dengan slogan menjaga ke-bhineka-an, pada kenyataannya malah membawa-bawa bendera partai penyelenggara aksi, dengan pengerahan pns pulak. Aksi ini juga melibatkan perusahaan-perusahaan besar milik para taipan dan konglomerat kelas kakap yang mewajibkan pegawainya untuk hadir. Hmmm … apa sebenarnya maksud dibalik aksi ini???

Yang juga kemudian menjadi viral adalah munculnya pernyataan resmi PT Nippon Indosari Co, sebagai pemilik Sari Roti bahwa perusahaan tersebut tidak ikut mendukung aksi 212. Alasannya Sari Roti berkomitmen menjaga keutuhan , kesatuan dan ke-bhineka-an.  Apa maksudnya ??? Yang pasti hal ini dipicu karena adanya seorang donatur yang memborong sejumlah gerobak roti dari merk tersebut dan menggratiskannya bagi peserta aksi 212.

Namun yang menggembirakan adalah paska aksi dimana umat Islam kemudian bersatu dan sadar akan pentingnya membangun sendiri ekonomi Islam yang tidak perlu tergantung kepada umat lain. Karena harus diakui kekuatan ekonomi dunia saat ini, khususnya Indonesia, berada pada genggaman non Muslim.  Kita pasti tahu bank-bank swasta seperti BCA, Danamon, BII, Niaga dan lain-lain itu bukan milik Muslim. Juga swalayan besar seperti Carrefour dan Gyant hingga yang kecil seperti Alfamart dan Indomaret. Demikian pula produk yang setiap hari kita gunakan dan konsumsi, mulai bangun tidur gosok gigi memakai Pepsodent, mandi memakai sabun Lux, sarapan dengan beras impor Thailand atau sereal impor dll.

Semangat  ini demikian membuncahnya hingga pada tausiyah ustad Bahtiar Nasir seminggu setelah aksi 211,  seorang notaris yang hadir di tausiyah tersebut naik ke atas panggung dan menyatakan ia dan kawan-kawan siap membantu kaum Muslimin yang ingin mendirikan perusahaan. Ia bercerita bahwa pendirian asosiasi notaris Muslim itu secara spontan paska 211. Dan melihat antusias kaum Muslimin yang begitu tinggi, tampaknya pendirian supermarket dengan rencana bernama Muslim212Mart hampir menjadi kenyataan.

http://www.iqromedia.net/2016/12/Ratusan-Umat-Islam-Hadiri-Rapat-Pendirian-Supermarket-Islami-atau-Muslim212Mart-Hebohkan-Netizen.html

subuhpusdai

Jamaah Subuh masjid Pusdai Bandung

Dan yang juga tak kalah penting adalah lahirnya kesadaran shalat Subuh berjamaah di masjid bagi kaum lelaki. Gerakan yang digalakkan pada hari Senin, 12 Desember bersamaan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulud Nabi ini berlangsung di hampir semua kota-kota besar di Indonesia. Di Bandung yang dipusatkan di masjid Pusdai jamaah mencapai 25 ribu, sementara tak sedikit jamaah masjid lain di kota selain Bandung yang meluber ke jalanan layaknya shalat Jumat, sesuatu yang amat ditakuti musuh Islam, Yahudi khususnya. Semoga ini dapat menjadi awal kebangkitan Islam yang telah diprediksi rasulullah muncul menjelang akhir zaman. Allahu Akbar …

Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang Munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari).

Anehnya, pemerintah malah meng-izinkan secara resmi agama Yahudi di negri ini. Ya Allah apa yang sedang terjadi dengan bumi pertiwi ini? Yahudi adalah agama yang dilaknat Allah karena kedzaliman pemeluknya yang suka berbuat kerusakan, menukar-nukar ayat-ayat-Nya, juga membunuh para nabi dan rasul. Bahkan hingga detik ini kita bisa menyaksikan betapa Zionis Yahudi tak hentinya menindas Muslim Palestina. Ya Allah skenario apakah yang sedang Kau persiapan bagi kami yang lemah ini? Apakah ini azab-Mu karena umat ini kurang gigih membela ayat-ayat-Mu ? Ya Allah beri kami kekuatan yang lebih besar untuk melawan kedzaliman ini.

http://www.nasional.info/2016/12/pemerintah-jokowi-akui-yahudi-sebagai.html

Sementara itu, tujuan utama aksi umat Islam agar pemerintah segera mengadili dan memberikan hukuman setimpal bagi penista agama, dalam hal ini Ahok, hingga detik ini belum menunjukkan tanda-tanda berarti. Sidang perdana memang telah dilaksanakan pada hari Selasa, 13 Desember lalu. Sidang ini menjadi heboh karena Ahok sebagai tersangka tampil berbeda dengan kebiasaan sehari-harinya. Beberapa kali ia memperlihatkan sikap minta dikasihani, bahkan menangis. ???!?? Padahal baru sehari sebelumnya ia muncul di net-tv, debat cagub bersama pasangan Anis-Sandiaga n dan Agus-Sylvi. Sandiwara apa pulakah ini??? Bagaimana mungkin seorang tersangka bisa ikut debat cagub???

Yang menyedihkan lagi ditengah ketidak-pastian hukum yang mampu membela kepentingan kaum Musimin muncul berita tak sedap. Yaitu penolakan pemerintah bergabung dengan 34 negara Muslim demi melindungi kaum Muslimin dari terorisme, khususnya rakyat Suriah dari makin brutalnya rezim Syiah Bashar Asad yang didukung Rusia serta Iran. Alasannya Indonesia masih ingin menggunakan pendekatan Islam rahmatan lil’aalamiin … ??!? … Korban sudah demikian parahnya, Islam sudah demikian tidak memiliki harga diri masih juga beralasan ?? Dimana letak persaudaraan sesama Muslim yang sejak lama telah hilang dari bumi pertiwi dengan alasan toleransi dan kebhinekaan yang terus didengungkan para pengikut JIL dan kroninya???i

http://news.metrotvnews.com/read/2015/12/16/201951/ini-alasan-indonesia-tak-gabung-aliansi-arab-saudi

Diriwayatkan dari Ibnu Umar, beliau berkata: “Rasulullah SAW bersabda: Seorang Muslim itu adalah saudara Muslim yang lain. Oleh sebab itu, jangan menzdalimi dan meremehkannya dan jangan pula menyakitinya.” (HR. Ahmad, Bukhori dan Muslim).

joko-iranBahkan dengan teganya presiden kita malah mengunjungi Iran dan membuat perjanjian dengan negri para imam dedengkot Syiah itu. Ya Allah lindungi kami kaum Muslimin yang sejak awal kemerdekaan bahkan sebelum zaman penjajahan Belanda adalah dari golongan Sunni yang bertolak belakang dengan ajaran Syiah yang sangat memusuhi kami. Yang jelas-jelas tega melaknat para sahabat utama dan istri-istri rasulullah.

https://almanhaj.or.id/3630-pokok-pokok-kesesatan-aqidah-syiah.html

http://www.mediapribumi.com/2016/12/iran-dukung-penuh-pembantaian-aleppo.html?m=1

jlnbeijingBelum lagi sejumlah kebijakan pemerintah yang sangat pro RRC. Mungkinkah ini yang menyebabkan pemerintah sulit mengatasi imigran gelap illegal cina, meski terbukti mereka telah mengibarkan bendera Cina di proyek yang ada di Indonesia, membawa masuk narkoba, menanam cabe beracun dll??? Termasuk juga bangkitnya kembali pki sejalan dengan paham komunisme yang dianut Republik China??

http://www.kabarsatunews.com/2016/11/tak-hanya-bendera-china-dikibarkan-di.html

http://suaranasional.com/2016/12/17/digerebek-imigrasi-pekerja-china-di-gresik-ngacir-terbirit-birit

http://www.faktamedia.net/2016/04/indikasi-kebangkitan-pki-makin-sangat.html

Wallahu’alam bish shawwab.

Jakarta, 19 Desember 2016.

Vien AM.

Read Full Post »

Energi Al-Maidah 51 (2).

Pada tanggal 16 November 2016 Bareskrim ( Badan Reserse Kriminal Polri ) akhirnya menetapkan Ahok sebagai tersangka. Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penistaan agama. Ia dinilai melanggar Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 Ayat (1) UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Langkah Bareskrim ini tentunya tak terlepas dari demo Aksi Bela Islam II yang diselenggarakan pada 4 November lalu dan diikuti jutaan umat Islam. Mengapa demikian? Karena penetapan menjadi tersangka ini tergolong lambat bila dibanding mereka yang juga diduga menista agama.

Politikus Permadi, seniman Arswendo Atmowiloto dan penulis H. B. Jassin adalah contohnya. Begitu mereka diadukan telah menistakan agama polisi langsung mengamankan mereka sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Sementara Ahok, sejak kejadian di pulau Seribu pada tanggal 27 September hingga 4 November belum juga ditanggapi. Jadi wajar bila akhirnya umat Islampun marah dan jengkel.

Apa hal itu karena Ahok adalah gubernur petahana sekaligus calon gubernur PDIP? Jadi aneh juga sebenarnya pernyataan polisi juga presiden yang menuduh demo ditunggangi muatan politik. Tidakkah itu terbalik ??

Anehnya lagi, pasal yang digunakan untuk menjadikan Ahok tersangka, mengapa pasal tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, bukannya pasal tentang penistaan agama ??? Hingga akhirnya justru Buni Yani, yang dijadikan tersangka dengan pasal yang sama dengan Ahok. Yang pastinya akan membuat orang berpikir dua kali  bila ingin melaporkan kejahatan, meski mempunyai bukti kuat rekaman video. Ironisnya,  begitu dijadikan tersangka Buni Yanipun langsung ditahan, kalau saja tidak ada protes dari masyarakat.

http://tekno.kompas.com/read/2016/11/16/12015287/uu.ite.dipakai.jerat.ahok.pengamat.sebut.aneh.dan.tidak.logis

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/11/24/oh51ad301-pakar-hukum-pidana-ahok-tersangka-artinya-buni-yani-tidak-bohong

Disamping itu keberadaan media sosial yang tidak sedikit memamerkan foto-foto kedekatan kapolri dengan Ahok maupun Teman Ahok membuat masyarakat makin pesimis proses hukum bakal berjalan sesuai harapan. Meski sebaiknya masyarakat lebih waspada dan hati-hati menyikapinya karena berita hoax dan foto-foto editan makin meraja-lela hingga sulit dibedakan mana yang asli mana yang palsu.

Dalam rangka meng-antsipasi hal tersebut maka GNPF-MUI kembali berniat menggelar demo Aksi Bela Islam III. Rencana awal demo ini akan dilaksanakan di sepanjang jalan Thamrin-Sudirman, dengan tema gelar sajadah alias shalat Jumat. Tidak ada orasi, yang ada hanya zikir, membaca Al-Quran dan tausiyah oleh para ulama, sambil menunggu waktu shalat Jumat. Oleh sebab itu demo Aksi Belas Islam III ini disebut demo super damai, bukan hanya damai lagi.

Namun rupanya polisi tidak mengizinkan jalan protocol digunakan untuk shalat karena menganggu kepentingan umum. Dan hasilnya setelah beberapa kali mengadakan pertemuan, terakhir kunjungan kapolri Jenderal Tito Karnavian ke kantor pusat MUI pada Senin 28 November, disepakati demo akan dilangsungkan di Monas, masjid Istiqlal dan sekitarnya, dengan kawalan resmi aparat keamanan. Allahu Akbar !

Pertemuan yang dihadiri wakil GNPF – MUI Habib Riziek, Ustad Bahtiar Nasir, ustad Zaitun serta Aa Gym ini dibuka oleh ketua MUI Ma’ruf Amin dengan menyebutnya sebagai Yaumun Rahman atau pertemuan kasih sayang.  Ma’ruf Amin juga menerangkan bahwa paska 211 akan diadakan rujuk nasional yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan polisi ( pemerintah) dengan MUI ( umat Islam) yang sempat terganggu dengan adanya kasus penistaan tersebut. Yang paling menyakitkan adalah pernyataan polisi ( dan presiden ) bahwa para pendemo 411 adalah teroris !

Dalam pertemuan tersebut Habib Riziek, ketua GNPF-MUI sekaligus FPI dengan legowo menerangkan alasan mengapa mereka memilih Thamrin Sudirman sebagai lokasi awal. Menurut beliau, berdasarkan pengalaman demo 411 lalu, masjid Istiqlal tidak mampu memuat peserta demo yang mencapai 2.3 juta itu. Puncaknya adalah ketika mereka harus berdesak-desakan keluar masjid hingga akhirnya banyak yang jatuh pingsan. Sementara akses ambulance yang dibutuhkan untuk membantu mereka yang membutuhkan sangatlah sulit.

Jadi bukannya kami keras kepala, ngotot ingin memaksakan kehendak”, jelas Habib Riziek.

Habib juga menegaskan, perjuangan GNPF – MUI tetap satu yaitu agar fatwa MUI bahwa Ahok telah menistakan agama ditindak lanjuti pada jalur yang benar. Demi utuhnya NKRI, tidak boleh satupun orang baik rakyat biasa apalagi pejabat melecehkan agama yang ada di negri tercinta ini. Baik itu agama minoritas apalagi agama mayoritas.

Sementara ustad Bahtiar Nasir dengan santai mempersilahkan peserta demo untuk datang lebih awal di Istiqlal agar bisa shalat Subuh berjamaah. “Semoga demo 212  ini menjadi awal momentum pembiasaan diri shalat Subuh berjamaah sebagaimana mestinya”. Masya Allah.

“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)

Hal ini mengingatkan Turki yang saat ini mulai menampakkan kembali cahayanya. Masjid mulai dipenuhi jamaah shalat Subuh.  Tidak hanya itu pemimpin Turki, Sultan Erdogan, telah berhasil membawa negaranya menjadi negara  yang tidak lagi bergantung kepada Barat. Pembangunan dan ekonomi negri yang dulu dikenal sebagai kerajaan Islam Ottoman ini mengalami kemajuan pesat.

http://www.hidayatullah.com/artikel/opini/read/2015/06/30/73321/bagaimana-erdogan-membangun-turki-dan-menumbangkan-sekulerisme-1.html

Membuktikan bahwa menjadi negara sekuler tidak menjamin kemajuan sebuah negara. Bosnia adalah contoh lain negara berpenduduk mayoritas Muslim yang mengalami keterpurukan karena rakyatnya  meninggalkan syariat dan memilih untuk sekuler.

http://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/16/06/30/o9jkwl336-belajar-dari-genosida-muslim-bosnia-refleksi-terhadap-toleransi-beragama

Dalam pertemuan tersebut kapolri juga menegaskan bahwa larangan bus mengangkut peserta demo akan dihapuskan. Meski di lapangan, ratusan umat Islam dari Ciamis sejak Selasa 29 November telah terlanjur menuju ibu kota, dengan berjalan kaki …

Singkat kata demo super damai 212 Aksi Bela Islam III telah disetujui polisi. Kapolri bahkan berjanji akan membantu penyelenggaraannya seperti mendirikan mimbar shalat, penyediaan toilet, air wudhu, ambulance dll. Allahu Akbar …

Terima-kasih ya Allah, semoga pelaksanaan Aksi Bela Islam III besok benar-benar lancar dan aman, dan yang terpenting tujuannya tercapai, aamiin ya robbal ‘aalamiin …

Berikut video lengkap pertemuan Senin 28/10/2106 di kantor MUI.

Yang juga harus diingat, janji Allah terhadap hamba-hamba-Nya yang bersabar dan senantiasa mendirikan shalat, adalah pasti. Allah swt tidak akan mengecewakan doa hamba-hamba yang sholeh. Apalagi doa orang yang terdzalimi. Tengoklah apa yang terjadi di tanah Palestina, yang selama puluhan tahun diduduki dan direbut Zionis. Yang selama puluhan tahun menyiksa rakyat Palestina dengan begitu kejam dan sadisnya.

Kebakaran hebat hingga hari ke 6 tidak juga surut. Api tidak hanya melahap hutan tapi juga perumahan bahkan gudang senjata Israel yang menjadi andalan untuk menindas rakyat Palestina. Kebakaran hebat ini terjadi hanya selang beberapa hari setelah Zionis Israel melarang azan dikumandangkan di Masjidil Aqsho dan menetapkan denda 200 dollar pada setiap kali azan di semua masjid seantero negri pendudukan tersebut. Kebakaran ini juga mengakibatkan ribuan warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya”. (QS. Terjemah QS. Al-An’am (6):123).

http://datariau.com/internasional/Merinding–Begini-Foto-foto-Kebakaran-di-Israel–Api-Ada-Dimana-mana-Laksanakan-Neraka

Semoga kejadian diatas dapat makin mempertebal keimanan kaum Muslimin, membuat kaum Munafikun berhenti mengolok-olok dan melecehkan ayat-ayat suci Al-Quran, serta kaum Kafirun berpikir 2 x bila ingin menyiksa kaum Muslimin dmanapun berada, aamiin …

Wallahu’ alam bish shawwab.

Jakarta, 1 Desember 2016.

Vien AM.

Read Full Post »