Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2009

2001, Musim Dingin. Ini adalah musim Dingin kami kedua selama tinggal di rantau. Kali ini kami sepakat akan memanfaatkan libur panjang Noel, begitu orang Perancis menyebut Natal, dengan melancong ke Istanbul, Turki. Ayahnya anak-anak semula berniat mengendarai mobil sendiri seperti yang biasa kami lakukan 2 tahun terakhir dikala musim libur tiba. Namun saya tidak  setuju. Karena walaupun sebagian Turki termasuk Eropa, jarak Istanbul – Paristerlalu jauh dan melelahkan untuk ditempuh melalui darat. Walau bagi orang Eropa yang gemar bepergian hal tersebut bukan hal yang mustahil. Akhirnya diputuskan perjalanan melewati udara.

Senin, 24 Desember pagi buta nan dingin itu kami berlima ( saya, suami dan ketiga anak kami) dengan menaiki taxi berangkat meninggalkan apartemen menuju Charles De Gaulle Airport. Pesawat Ryan Air yang kami tumpangi tinggal landas tepat pukul 7 pagi waktu Paris. Perjalanan makan waktu kurang lebih 3 jam ( saya benar2 lupa tepatnya ). Sekitar pukul 9 waktu setempat pesawat dengan mulus mendarat di Ataturk Airport, Istanbul.

Segera setelah urusan admintrasi, visa dan pengambilan koper beres, kamipun berbaur dengan rombongan yang sebagian besar terdiri dari bule2 Perancis. Dengan dipandu seorang guide Turki-Perancis kami menaiki bus besar dan menuju hotel. Tampaknya hotel ini adalah hotel langganan bagi pelancong asal negri empunya menara Eiffel. Ini terlihat karena disamping semua umbul2 selamat datangnya berbahasa Perancis, beberapa pegawainyapun piawai berbahasa tersebut.

Jarak dari airport menuju hotel lumayan jauh. Tampaknya bandara terletak di luar kota. Dengan demikian kami mempunyai kesempatan melihat tembok besar peninggalan Constantine, kaisar Romawi Timur, yang membentengi pusat kota. ( Nama lama Istanbul, Konstantinopel diambil dari nama kaisar tersebut.).Tembok berwarna merah bata ini dulunya sekaligus berfungsi sebagai saluran irigasi kota. Saluran air atau aqueduct ini dibangun dibagian atas tembok. Bus langsung menuju hotel.

Setelah kunci kamar hotel dibagikan dan istirahat sejenak, turpun dimulai. Rombongan kembali menaiki bus.Temperatur ketika itu dingin sekali, ternyata hanya sekitar 1-2 derajat C! Brrr…. Di beberapa tempat masih terlihat adanya tumpukan salju. Pohon2 terlihat indah dengan ranting keringnya yang berwarna putih karena masih ditempeli sisa2 salju yang tampak seperti kapas. Sayang udara di luar kurang cerah bahkan hujan tampak mulai turun.

Kota Istanbul adalah sebuah kota yang memiliki beberapa keistimewaan. Yang pertama kota ini adalah satu-satunya kota di dunia yang menjadi bagian dari dua benua. Sisi barat merupakan bagian dari benua Eropa sedangkan sisi timur milik benua Asia. Yang kedua, kota ini sejak ribuan tahun telah menjadi kota yang diperebutkan banyak pihak dan bangsa . Athenian, Roman, Spartan, Persian, dan Macedonian adalah contohnya. Islam bahkan harus beberapa kali mencoba menaklukan kota sarat sejarah ini sebelum akhirnya berhasil menguasainya.

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskannya dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya”. [H.R. Ahmad bin Hanbal]

Tampaknya hadis inilah yang menjadi penyemangat para pemimpin Muslim untuk menaklukkan Istanbul atau Konstantinopel.

Berfoto dengan latar belakang Fatih Sultan Mehmed Bridge

Berfoto dengan latar belakang Fatih Sultan Mehmed Bridge

Bus melintasi selat Borporus yang memisahkan Istanbul Eropa dari Istanbul Asia melalui Fatih Sultan Mehmed Bridge. Nama jembatan ini diambil dari nama sang penakluk Istanbul di tahun 1453 M. Ia adalah seorang sultan dari dinasti Otoman yang gagah perkasa. Ialah yang mengganti nama Konstantinopel menjadi Istanbul. Dari kota ini pula kekhalifahan Islam memerintah selama lebih dari 400 tahun.  Sejak itu Istanbul terus membangun dan mempercantik dirinya hingga abad ke 18. Letak Istanbul yang berbukit-bukit dengan menara masjid dan kubahnya yang khas serta pilar-pilarnya yang membumbung tinggi ke udara menambah keindahan dan kekhasan kota ini. Menurut data jumlah masjid di kota ini mencapai  ribuan.

Sebagian besar Istanbul Asia diperuntukkan bagi pemukiman. Sementara roda perekonomian dan pariwisata digerakkan dari Istanbul Eropa. Bus kembali menyeberangi selat menuju Istanbul Eropa. Kali ini melalui The Bridge of Borporus yang terletak di selatan jembatan sebelumnya. Jembatan gantung yang panjangnya 1510 m ini ketika dibangun pada tahun 1973 adalah merupakan jembatan terpanjang ke 4 di dunia. Di ujung selat sebelah selatan terlihat Menara Galatayang dahulu berfungsi sebagai menara pengintai dari serangan musuh yang datang dari Laut Marmara.

Bus kembali melintasi sebuah jembatan. Jembatan ini menyeberangi selat Golden Horn, pelabuhan kapal terbesar di Istanbul. Golden Horn sendiri adalah sebuah teluk. Dinamakan Horn karena menyerupai sebuah terompet. Sementara ketika matahari menjelang terbenam teluk terlihat berwarna keemasan. Golden Horn ini memisahkan Istanbul modern dari Istanbul tua. Dari atas jembatan kubah-kubah masjid besar lebih jelas lagi terlihat. Diantaranya yaitu, Masjid Sultan Ahmed atau yang lebih dikenal dengan nama Blue Mosque, Yeni Mosque yang dikabarkan pembangunannnya memakan waktu lebih dari 60 tahun serta Sulemaniye Mosque dimana Sultan Sulemaniye Yang Agung, sultan terlama yang memegang pemerintahan Otoman dimakamkan di dalamnya.

Bus berbelok ke arah kiri, menyusuri tepi laut. Di ujung semenanjung yang terletak diantara selat Borporus dan laut Marmara inilah sebagian besar peninggalan bersejarah berada. Museum Topkapi, Blue Mosque dan  Aya Sophia terlihat berjajar dalam satu garis dengan latar belakang selat Borporus yang biru mempesona bertemu dengan laut Marmara. Area ini dikenal denga nama The Old Town. Laut Marmara dihimpit oleh selat Borpurus di bagian utaranya serta Laut Tengah / Laut Mediterania di selatannya. Sementara selat Borporus ke arah utara bertemu dengan Laut Hitam/ Black Sea. Jadi secara geografis Istanbul dikelilingi oleh laut. Agaknya inilah yang membuat Istanbul menjadi incaran banyak pihak.

P1010744Begitu sopir bus memarkir kendaraannya di parkiran dengan tidak sabar kami segera turun dari bus. Beserta rombongan kami menyusuri Sultan Mehmed Square, sebuah taman luas nan indah. Inilah jantung kota tua Istanbul. Selain dihiasi air mancur di taman ini berdiri pula Obelisk yang dibawa dari Mesir 3500 tahun yang lalu. Di tempat ini dahulu berdiri Hipodrome yaitu arena pertunjukan khas Romawi antaa manusia dan binatang buas !

P1010764Dari sini kami memasuki Aya Sophia. Aya Sophia adalah bangunan legendaris tertua di Istanbul. Bangunan ini didirikan pada tahun 325 M dibawah pemerintahan Constantine.. Semula bangunan ini adalah bangunan gereja namun ketika Islam masuk 11 abad kemudian bangunan ini kemudian diubah fungsinya menjadi masjid. 4 menara tinggi yang ada sekarang adalah tambahan setelah gereja dijadikan masjid. Sejak saat itu Aya Sophiapun menjadi pusat penelitian dan perkembangan ilmu yang berkembang sangat pesat. Karena fungsi masjid pada masa kejayaan Islam memang bukan sekedar tempat ibadah saja. Namun sejak kejatuhan kekhilafahan pada tahun 1924, Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Republik Turki yang sekuler bahkan syahdan dikabarkan Yahudi, memerintahkan masjid besar ini diubah fungsinya menjadi museum hingga yang kita saksikan hari ini.

http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/siapa-sebenarnya-mustafa-kemal-attaturk.htm#.V3ifBrh96Uk

Blue Mosque, Istanbul

P1010838P1010807P1010800P1010795Selanjutnya kami menyebrangi taman dan menuju The Blue Mosque yang merupakan satu diantara tujuan utama para wisatawan mancanegara. Seluruh bagian dalam masjid yang didirikan pada sekitar 1609-1616  M dibawah perintah sultan Ahmad I ini didominasi oleh warna biru langit yang sangat indah. Bagian dalam masjid ini sangatlah cantik. Jauh dibanding bagian luarnya. Dan seperti juga umumnya masjid pada zaman tersebut, masjid terdiri dari sekolah/madrasah, tempat pertemuan juga makam pendirinya.

P1010850Esoknya kami mengunjungi Museum Topkapi yang artinya adalah Gerbang Meriam. Disebut demikian karena dulunya didepan pintu utamanya berdiri sebuah meriam raksasa. Museum ini berada di atas bukit dengan latar belakang laut yang sungguh mempesona. Bangunan ini semula adalah istana para sultan. Konon, istana yang luasnya mencapai 70 hektar dan dikelilingi tembok sepanjang 5 kilometer ini dihuni tidak kurang dari 4000 jiwa!

Dolmahbahce Palace

P1010871P1010862Istana ini telah mengalami beberapa kali renovasi karena sering tertimpa gempa. Di tempat inilah berbagai upacara dan peristiwa penting kenegaraan dilakukan, termasuk upacara penerimaan para duta negara sahabat. P1010875Istana ini menjadi lambang kekuasaan dan pusat pendidikan keluarga istana. P1010864Namun sejak abad 19 istana dipindahkan ke bangunan baru, yaitu istana Dolmahbahce yang didirikan di tepi selat Borporus. Istana dengan gaya gabungan Baroque, Rococo dan Ottoman klasik ini dikabarkan menghabiskan 35 ton emas. 14 ton diantaranya dibentuk menjadi bunga dan dedaunan untuk menghiasi langit-langitnya. Luas istana ini sekitar 15 hektar lengkap dengan masjidnya yang juga sangat indah.

miniatur Topkapi Palace

miniatur Topkapi Palace

Sementara istana lama menjadi terbengkalai. Hingga akhirnya pada tahun 1924 istana ini dijadikan museum nasional dengan nama The Topkapi Palace Museum. Di museum inilah disimpan berbagai benda-benda peninggalan bersejarah kerajaan seperti keramik, perhiasan, senjata dll. Yang paling menarik perhatian adalah salah satu ruangan dimana disimpan benda–benda peninggalan Rasullullah Muhammad saw dan para sahabat. Benda-benda ini ditempatkan di 2 buah ruangan khusus yang saling berhubungan. Kubah dengan keramik biru muda menaungi ruangan istimewa ini.

Di dalam ruang pertama yang dindingnya juga dihiasi dengan keramik biru ini ditempatkan antara lain pedang ke 4 khalifah. Pedang-pedang ini terlihat besar dan berat sekali. Terbayang bagaimana Ali Bin Abi Thalib ra yang dikenal sebagai jago pedang memainkan pedangnya melawan musuh –musuh Allah. Sementara diruang berikutnya, didalam beberapa lemari dan meja kaca khusus dipajang secarik surat yang ditujukan kepada Heraclius, raja Bizantium kala itu, mantel, pedang, tapak kaki dan kotak kecill dimana diletakkan gigi dan sehelai jenggot Rasulullah saw.

Memang tidak ada yang berani memastikan apakah benda-benda tersebut benar-benar milik Rasulullah saw. Namun tak urung, air mata ini tak mampu dibendung untuk tidak menetes keluar. Kenangan dan bayangan bagaimana Rasul dan para sahabat berjuang mati-matian demi menegakan ajaran Islam tak dapat dihapus begitu saja. Bahkan si bungsu yang ketika itu baru berumur 7 tahun sampai terheran-heran melihat ibunya menitikkan air mata. Ya Allah, Ya Robb semoga Engkau ridho membalas usaha dan perjuangan mereka dengan pahala yang tak habis-habisnya. Semoga juga umat ini mampu mempertahankan apa yang telah mereka perjuangkan, amin.

( Youtube Museum Topkapi :  http://www.youtube.com/watch?v=O5II5n1N3qQ&feature=related )

Setelah puas melihat keadaan sekitar Museum kamipun berfoto-foto. Di kejauhan terlihat jembatan Borporus. Sementara di bawah terlihat jelas tembok benteng tua yang melindungi istana museum ini dari serangan musuh. Setelah itu rombongan meneruskan perjalanan dengan mengunjungi beberapa bangunan bersejarah.

Diantaranya yang paling menarik adalah  Suleimaniyah Mosque. Masjid ini dibangun antara tahun 1550-1557 M dibawah perintah Sultan Suleiman Yang Agung. Masjid ini merupakan karya terindah Istanbul pada masa itu. Kubah utama memang hanya satu namun dari area utama ini terlihat puluhan kubah kecil yang mengitarinya. Sayangnya, seperti juga sebagian besar masjid yang lain saat ini masjid tak terawatt dengan baik. Disamping itu, kegiatan ibadah di masjid tampaknya tidak lagi menjadi bagian dan ruh dari bekas ibu kota kekhalifahan yang membentang luas ini.

Keesokan paginya, rombongan mengunjungi tempat pembuatan karpet. Kami diajak berkeliling. Di tempat tersebut diperagakan cara pembuatan karpet. Mulai dari desain gambar, pemilihan benang dan warnanya hingga proses pembuatan benang sutra. Setelah itu kami menyaksikan peragaan pakaian sambil minum teh atau kopi Turki. Dan terakhir, ini yang terpenting bagi mereka, yaitu penawaran karpet dengan harga yang bervariasi.

Usai makan siang di sebuah restoran, rombongan pergi mengunjungi Grand Bazaar. Ini adalah pasar tertutup terbesar yang pernah kami lihat. Tempat yang menyerupai gua raksasa dengan langit-langitnya yang berbentuk kubah berjajar ini telah berdiri sejak tahun 1461 M dibawah Sultan Mehmet II. Dikabarkan pasar ini memuat 4400 toko, 3000 perusahaan, 67 jalan, 25 ribu karyawan, empat air mancur, dua masjid, dan 22 gerbang masuk! Waah… benar-benar serasa terperangkap dalam labirin raksasa. Kemungkinan tersesat dan berputar-putar didalamnya tanpa bisa keluar dari tempat ini besar sekali. Ditempat ini segala macam barang bisa didapat. Mulai dari jajan pasar, cendera mata seperti pajangan dari keramik, porselen, karpet, sajadah, pakaian hingga sepatu dan tas kulit. Di tempat ini si sulung merengek dibelikan jaket kulit dengan harga relatif miring dibanding di tempat lain.

Si bungsu berpose di pintu tram

Si bungsu berpose di pintu tram

Pada hari terakhir dengan menaiki kapal pesiar, rombongan menyusuri selat Borporus yang biru sendu karena hujan tetap mengguyur kota ini. Bangunan-bangunan cantik dengan disain campuran Timur dan Barat seperti istana Dolmabahce, kastil, villa serta museum di sepanjang selat menghiasi wajah kota. Malamnya, pada acara bebas dimana sebagian anggota rombongan memilih pergi menyaksikan pertunjukan malam, kami mengakhiri perjalanan dengan berjalan-jalan di Taksim yang terletak di Istanbul modern. Ini adalah pedestrian berbukit yang sangat panjang dengan toko2 dan butik kenamaan seperti Channel, Louis Vitton, Dior dll di kiri kanan jalannya. Orang bilang ini adalah Champs Elyse-nya Paris atau Malioboro-nya Yogya. Rasanya semua orang tumpah ruah di tempat ini. Belum lagi tram listrik kunonya yang membuat area ini makin crowded saja.

Esoknya kamipun bersiap-siap pulang ke Paris dengan membawa kenangan yang bercampur aduk. Bagi saya pribadi, Istanbul sebagai bekas ibukota kekhalifahan Islam yang selama berabad-abad pernah mengalami masa kejayaan sangatlah memprihatinkan. Selama 5 hari berada kota ini, terlihat bahwa masjid sepi dari jamaah shalat. Perempuan-perempuan muda berpenampilan ke-barat-an berseliweran tanpa jilbab, lupa bahwa mereka adalah muslimah yang mustinya menutup aurat ketika bepergian meninggalkan rumah. Para muda-mudi ini terlihat jelas bergaul bebas seperti layaknya kehidupan di Barat. Minuman keras dipajang di berbagai tempat umum.

Pengalaman di atas memang terjadi 7 tahun yang lalu. Namun seiring dengan berlalunya waktu, pada tahun 2007 lalu PM Turki, Rajab Thayib Erdogan dengan partai Islamnya berhasil menggolkan kebijaksanaan baru. Pemakaian jilbab di sekolah, kampus, dan kantor-kantor pemerintah sudah mulai diperbolehkan. Padahal jilbab telah dilarang sejak diproklamirkannya Republik Turki puluhan tahun yang lalu. Tidak itu saja. Perdana menteri yang istrinya berjilbab ini ( hal yang samasekali baru bagi negri sekuler ini ) bahkan berani berkata terang-terangan langsung dihadapan Presiden Israel Shimon Peres bahwa Israel telah berlaku sewenang-wenang terhadap rakyat Palestina. Ini diungkapkannya ketika mereka bertemu di pertemuan tingkat tinggi di Davos, Swiss beberapa waktu lalu.

Tampaknya ucapan Rasulullah bahwa Konstantin atau Istanbul akan ditaklukkan untuk kedua kalinya sedang menuju kenyataan. Hadis ini menunjuk pada fenomena akhir zaman sesaat sebelum turunnya Dajjal, si Raja Pendusta.

Wallahu’alam bi shawab.

Jakarta, Maret 2009.

Vien AM.

Read Full Post »

Apakah Neraka itu ?

Apakah neraka itu ?

Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim”.(QS.Ali Imraan (3):151).

Neraka adalah tempat kembali orang-orang kafir, musyrik, munafik, orang-orang yang menyombongkan diri, pemimpin yang zhalim, para pezina, kaum homosekual dan lesbian, para pemakan riba dan harta anak yatim-piatu tanpa dasar yang benar, para pembunuh orang mukmin tanpa hak, para pelaku bunuh diri, orang-orang yang meninggalkan shalat, zakat dan puasa tanpa alasan yang dibenarkan agama, orang-orang yang durhaka terhadap kedua orang-tuanya serta orang-orang yang membiarkan dosa-dosa kecilnya bertumpuk tanpa berusaha untuk bertobat dan memperbaikinya.

” Allah berfirman: “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala yang sangat enggan melakukan kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat”. (QS.Qaaf(50):24-26).

Dikatakan bahwa neraka mempunyai 7 buah pintu / tingkatan, yaitu neraka Jahanam, neraka Ladza, neraka Huthomah, neraka Sa’ir, neraka Saqor, neraka Jahim serta neraka Hawiyah.. Masing-masing pintu telah ditetapkan golongan penghuninya.

” Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. (QS.Al-Hijr(15): 43-44).

Rasulullah bersabda : Seringan-ringan siksaan penghuni neraka adalah : Apabila seseorang yang memakai terompah dari bara api sehingga menyebabkan otaknya mendidih.( HR Bukhari – Muslim).

Allah swt telah berulang memperingatkan hamba-Nya, yaitu semua manusia tanpa kecuali bahwa siksa-Nya amatlah keras dan pedih. Dan janji Allah itu pasti akan terjadi karena Allah tidak mungkin menyalahi janji-Nya. Maka hari itu manusia yang tidak mau dan bahkan tidak memperdulikan peringatan yang diberikan melalui para Rasul akan menerima akibatnya. Bukan Allah yang berbuat zalim melainkan manusia itu sendiri.

” Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nissa’(4):56).

” Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa”. (QS.Al-Haqqoh(69):36-37).

“… Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): “Rasailah azab yang membakar ini”.(QS.Al-Hajj(22):19-22).

Sementara itu ada sebagian hamba yang berada diantara surga dan neraka. Dengan harap-harap cemas mereka menanti keputusan Yang Maha Kuasa atas nasib mereka. Mereka sangat berharap agar pintu surga dibukakan bagi mereka dan sebaliknya pintu neraka di tutup.

Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A`raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga:” Salaamun `alaikum“. Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya). (QS.Al-A’raaf(7): 46).

Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata:Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu“. (QS.Al-A’raaf(7):47).

Kemudian terjadilah percakapan antara penghuni surga, penghuni neraka dan orang-orang yang masih dalam antrian sebagai berikut :

(Orang-orang di atas A`raaf bertanya kepada penghuni neraka): “Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?(Kepada orang mu’min itu dikatakan): “Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati”.(QS.Al-A’raaf(7):49).

Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga:Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami”. (QS.Al-A’raaf(7):50-51).

Itulah yang terjadi pada hari peradilan. Hari dimana manusia harus mempertanggung-jawabkan apa yang telah dilakukannya, tidak ada kata menyesal bagi siapapun. Karena pintu-pintu pengampunan telah tertutup, layar telah diturunkan dan selesai sudah segalanya. Ini adalah akhir dari permainan, “The True Game” yang diciptakan-Nya. Na’udzu billah min dzalik..

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan”(QS.Al-Mukminun(23):99-100).

Wallahu’alam bi shawab.

Jakarta, Juli 2008.

Vien AM.

Read Full Post »

Jihad Psikis / Spiritual.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka”. (QS.Al-Hujuraat(49:15).

Kata Jihad sering kali diartikan sebagai perang bersenjata menghadapi musuh secara terbuka di medan perang. Padahal bila kita perhatikan ayat-ayat Al-Quran sebenarnya tidak selalu demikian. Jihad juga dapat diartikan membelanjakan dan mengorbankan harta di jalan Allah sebagai perang melawan keserakahan. Zakat dan infak adalah contoh dari jihad dengan harta. Disamping itu, Islam mengenal jihad melawan hawa nafsu. Berbagai hawa nafsu seperti nafsu syahwat, nafsu amarah, sombong, dengki dan iri hati, bermalas-malas, makan berlebihan dan juga nafsu untuk selalu melawan perintah Allah adalah beberapa contoh nafsu yang harus diperangi, harus dikendalikan. Inilah yang dimaksud dengan jihad spiritual atau jihad psikis. Pada intinya dalam jihad spiritual yang harus dilawan adalah bisikan syaitan karena memang dialah yang ingin agar Allah memurkai kita, agar kita menemaninya ke neraka kelak.

 

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS.Al-Ankabuut(29):45).

Dan hanya dengan berpegang kepada tali Allah sajalah kita akan mampu melawan bisikan tersebut, yaitu dengan jalan membaca dan memahami Al-Quran dan kemudian mengamalkannya, diantaranya yaitu dengan shalat yang dikerjakan dengan hati yang bersih.

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya………”. (QS.Az-Zumar(39):23).

Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang dilakukan belakangan ini ternyata terbukti bahwa babi adalah binatang yang lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya. Berbagai penyakit dibawanya, diantaranya kolera babi dan keguguran nanah yang dapat menyebabkan gangguan pada persendian. Penelitian ilmiah modern di Cina dan Swedia menyatakan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar. Bahkan beberapa ilmuwan mengemukakan kecurigaan mereka bahwa ada kemungkinan daging babi adalah penyebab berbagai penyakit misterius seperti SARS/flue burung.

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.Al-Baqarah(2):173).

Dan bila kita amati cara kehidupan babi dibanding binatang lain sebenarnya sungguh buruk. Binatang ini suka memakan segala kotoran termasuk kotoran manusia dan kotorannya sendiri. Bahkan dalam keadaan tertekan iapun tega memakan daging anaknya sendiri! Binatang ini juga diketahui suka melakukan hubungan sesama jenis alias homosex/lesbian dan tidak seperti binatang lain yang cenderung “sangat pencemburu”, babi tidak merasa keberatan bila betinanya diganggu jantan lain. Selain itu lemak babi adalah lemak yang paling tinggi kolesterolnya dibanding lemak binatang lain demikian pula darahnya, uric acid atau asam uratnya paling tinggi. Patut diketahui, sejak zaman nabi Musa as babi telah diharamkan untuk dikosumsi. (Imamat 11: 7-8). Demikian pula dengan masalah khamar.

 

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). Dan ta`atlah kamu kepada Allah dan ta`atlah kamu kepada Rasul (Nya) dan berhati-hatilah”. (QS.Al-Maidah(5):90-92).

Pemakaian khamar (alkohol) dan berjudi disamping melalaikan manusia dari mengingat Allah sebetulnya juga memberikan kerugian yang banyak baik bagi sang pelaku maupun bagi orang disekitarnya. Itu sebabnya Allah SWT berfirman untuk menghindarinya agar kita beruntung. Dan Allah SWT juga mengingatkan kita agar supaya berhati-hati menghadapinya. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita mendengar berbagai keributan dan juga kecelakaan kendaraan yang disebabkan oleh para pemabuk. Mereka adalah para peminum segala macam alkohol yang memabukkan, yang membuat mereka kehilangan keseimbangan dan akal sehat. Berbagai kejahatan mulai pertengkaran, perselisihan, perselingkuhan hingga pembunuhan diawali oleh pengaruh alkohol. Jadi sungguh dampak pemakaian zat ini sebenarnya sudah demikian parah dan merisaukan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Di sejumlah negara Barat yang notabene terbiasa mengkonsumsi alkohol, belakangan ini mulai mengawasi para pengendara kendaraannya dalam hal pemakaian alkohol.

 

Allah berfirman: “……… Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.(QS.Thaa-haa(20):123-124).

Allah SWT juga memperingatkan kita untuk selalu menggunakan hukum yang telah ditetapkannya. Syaitan akan senantiasa membisikkan manusia agar terus mengikuti kemauan hawa nafsunya, nafsu yang tidak didasarkan atas hukum Allah. Sesungguhnya syaitan telah masuk jauh kedalam hati orang-orang yang tidak menjadikan Al-Quran itu sebagai pegangan hidupnya. Mereka adalah sekutu iblis dari jenis syaitan manusia. Mereka ingin agar senantiasa menjadi pemimpin bagi orang-orang mukmin yang lemah. Berbagai cara akan digunakannya untuk menggiring orang-orang mukmin yang lemah ini agar dapat menemani mereka di neraka kelak. Inilah jihad yang amat sangat berat, jihad spiritual, kecuali bagi orang-orang mukmin yang berpegang kuat pada hukum-hukum Sang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta yang telah menjadikan manusia dan seluruh alam semesta.

 

“dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka……”.(QS.Al-Maidah(5):49-51).

Wallahu’alam bishawab.

Jakarta, Juni 2008.

Vien AM

Read Full Post »

Makna sebuah kesabaran

Rasulullah bersabda :”Barangsiapa yang mencintai karena Allah SWT, membenci karena Allah SWT, memberi karena Allah SWT dan melarang karena Allah SWT maka ia telah mencapai kesempurnaan Iman”.

Allah SWT menganugerahi manusia berbagai nafsu; ada nafsu makan dan minum, nafsu syahwat, nafsu mencapai keberhasilan, nafsu mencari tahu dan mencari ilmu, dan nafsu-nafsu lain. Nafsu atau juga kemauan dan kebutuhan ini dapat bersifat kebaikan namun sebaliknya juga bisa bersifat keburukan. Kebutuhan ini bila karena suatu hal tidak terpenuhi atau terhambat akan mengakibatkan timbulnya suatu reaksi emosi alamiah yang bersifat negatif. Emosi negatif ini bermacam- macam, ada emosi marah, kecewa, takut, ragu, benci dan juga cemas. Namun emosi negatif ini sesungguhnya diperlukan agar seseorang terdorong untuk melawan dan berjuang mengatasi hambatan yang merintangi terpenuhinya kebutuhan / keinginan tersebut. Tingkat emosi negatif seseorang dapat diukur berdasarkan tingkat kebutuhan yang terhambat dan tujuannya dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Jika emosi negatif itu terjadi pada saat adanya hambatan yang menghalangi tercapainya suatu tujuan utama kehidupan maka reaksi tersebut adalah reaksi yang mulia bahkan merupakan suatu keharusan.

Pada suatu pertempuran, Ali bin Abi Thalib, sepupu Rasulullah SAW menjatuhkan lawannya. Kemudian ia meletakkan kakinya di atas dada lawannya lalu menempelkan pedangnya ke leher lawan tersebut. Tetapi ia tidak segera membunuh orang itu.

Mengapa kamu tidak membunuh aku?” Orang itu berteriak dengan marah.

Aku adalah musuhmu. Mengapa kamu hanya berdiri saja?

Lalu ia meludahi muka Ali. Mulanya Ali menjadi marah, tetapi kemudian dia mengangkat kakinya dari dada orang itu dan menarik pedangnya.

Aku bukan musuhmu”. Ali menjawab. “Musuh yang sebenarnya adalah sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Engkau adalah saudaraku, tetapi engkau meludahi mukaku. Ketika engkau meludahi aku, aku menjadi marah dan keangkuhan datang kepadaku. Jika aku membunuhmu dalam keadaan seperti itu, maka aku akan menjadi seorang yang berdosa, seorang pembunuh. Aku akan menjadi seperti semua orang yang kulawan. Perbuatan buruk itu akan terekam atas namaku. Itulah sebabnya aku tidak membunuhmu.”

Kalau begitu tidak ada pertempuran antara kau dan aku? ” orang itu bertanya.

Tidak. Pertempuran adalah antara kearifan dan kesombongan. Antara kebenaran dan kepalsuan“.

Maka dengan segera orang itupun tersungkur di kaki Ali dan kemudian mengikrarkan dua kalimat syahadat. Subhanallah…

 

Rasulullah Muhammad saw adalah seorang yang mudah berkomunikasi dengan siapapun, senantiasa berlaku sopan, lemah-lembut, sabar dan tidak pernah marah walau disakiti. Rasulullah menganjurkan kepada para sahabat untuk menahan diri dari rasa marah, agar bersabar dan saling memaafkan. Seseorang yang dapat menguasai rasa marah akan menemukan nilai kehidupan tertinggi. Nilai kehidupan ini sepadan dengan “ jihad spiritual ”. Maka siapapun yang berhasil dalam jihad ini maka ia akan mampu menguasai diri dari nafsu dan segala godaan dunia yang mengepungnya. Bila pada amalan-amalan lain Allah SWT menjanjikan pahala hingga 700 kali lipat maka tidak demikian dengan sabar. Allah SWT menjanjikan pahala tanpa batas bagi orang-orang yang mampu menahan kesabaran.

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS.Az-Zumar(39):10).

Namun wajah beliau akan berubah merah padam bila melihat atau mendengar kemungkaran atau hak-hak Allah diinjak-injak dan dihina. Ali bin Abi Thalib RA berkata: “ Rasulullah tidak pernah marah untuk hal duniawi. Beliau marah karena kebenaran. Tidak seorangpun yang mengetahui kemarahannya. Kemarahannya terhadap sesuatu pasti mendatangkan kemenangan baginya.”.

Abu Dzaarr RA meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda :” Jika salah seorang diantara kalian marah dan ia dalam posisi berdiri, maka hendaknya ia segera duduk, maka kemarahannya akan hilang. Namun jika kemarahan itu tidak reda, maka hendaknya ia berbaring”.

Rasulullah melarang orang dalam kondisi seperti itu untuk memutuskan suatu perkara ( hukum). Dari Abu Bakar RA, ia mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah bersabda : “Janganlah seseorang diantara kalian menentukan suatu hukum pada kedua pihak yang sedang berselisih dalam keadaan marah”.

Rasulullah juga menganjurkan para sahabat agar berwudhu’ untuk mengendalikan emosi kemarahan. Diriwayatkan dari Urwah bin Muhammad as-Sa’di RA, Rasulullah bersabda : “ Marah itu berasal dari setan, setan itu diciptakan dari api. Adapun api dapat dipadamkan dengan air, maka jika seseorang diantara kalian marah, hendaknya segera berwudhu’.” Hadis ini menguatkan kebenaran ilmu kedokteran yang menyatakan bahwa air dingin dapat meredakan tekanan darah karena emosi, sebagaimana air dapat meredakan ketegangan otot dan syaraf. Oleh karena itu, mandi dapat dijadikan penawar untuk mengobati penyakit kejiwaan.

Disamping itu, Rasulullah juga terbiasa menganjurkan para sahabat yang sedang dikuasai rasa amarah untuk mengalihkan perhatian pada aktifitas lain yang memungkinkan seseorang lupa akan rasa amarahnya ataupun merasa lelah sehingga ia tidak lagi memiliki tenaga untuk melampiaskan kemarahannya. Namun Rasulullah juga bersabda, seorang yang mengaku dirinya mukmin, tidak cukup dikatakan mukmin sejati bila ia tidak dapat merasakan beban penderitaan saudaranya sesama Muslim.

Kamu akan melihat kepada orang-orang Mukmin itu dalam hal kasih-sayang diantara mereka, dalam kecintaan dan belas kasihan diantara mereka adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh itu merasa sakit maka akan menjalarlah kesakitan itu pada anggota tubuh yang lain dengan menyebabkan tidak dapat tidur dan merasakan demam.”  (HR Bukhari).

 Rasulullah saw bersabda : 
"Tidak halal bagi seorang muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya lebih dari 
tiga hari, keduanya bertemu tidak saling menyapa, sebaik-baik di antara kedua nya 
adalah yang memulai salam." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku` dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar”.(QS. Al-Fath (48): 29).

Begitu banyak peristiwa buruk yang menimpa kaum Muslimin, tersentuhkan hati ini?Adakah perasaan senasib sepenanggungan dalam hati ini? Dapatkah kita ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang tertindas di tanah airnya sendiri di Palestina? Bagaimana pula perasaan ini ketika sejumlah orang Barat melecehkan Rasulullah dengan kartun-kartunnya itu ? Dapatkah pula kita merasakan bagaimana sakit hatinya Rasulullah dan para sahabat masa lalu yang begitu gigih memperjuangkan tegaknya agama Allah sehingga akhirnya detik ini kita dapat merasakan nikmat serta indahnya Islam namun ternyata dengan santainya seorang Gulam Mirza Ahmad, pendiri ajaran Ahmadiyah itu merusak dan mengacak-acak ajaran ini? Cukupkah kita hanya mengatakan : ” Bersabarlah ..”. Sudah betulkah ini sikap sabar yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya??

” Barangsiapa diantaramu yang melihat kejelekan maka rubahlah dengan tangannya. Maka jika tidak sanggup maka rubahlah dengan perkataanya. Dan jika tidak sanggup rubahlah dengan hatinya, dan itulah yang paling lemah imannya.” (HR Bukhari – Muslim).

Wallahu’alam bishawab.
Jakarta, Juni 2008
Vien AM.

Read Full Post »

Air Hexagon

Beberapa tahun belakangan ini di sejumlah toko besar dapat kita temui air hexagon dalam kemasan. Bahkan dipasarkan pula suatu alat yang dipromosikan sanggup menghasilkan air hexagon. Bila sebelumnya kita telah mengenal berbagai jenis air minum kemasan, mulai dari air murni biasa, air yang mengandung mineral,air mineral hingga air beroksigen,maka yang terakhir ini meng’klaim’ bahwa air hexagon jauh lebih berkwalitas daripada air minum biasa. Ia diyakini mampu mencegah kekurangan cairan penting dalam tubuh, membantu penyerapan nutrisi penting, sangat effektif sebagai pembuang racun dalam darah serta mampu meningkatkan effisiensi metabolisme cairan dalam tubuh. Dengan demikian wajar saja bila air jenis ini harganya jauh lebih mahal dari air kemasan yang lain.

Penemuan Dr Masaru Emoto

Dr Masaru Emoto adalah seorang ilmuwan Jepang, lahir di Yokohama pada tahun 1943. Pada tahun 1992, ia menerima sertifikat dari Open International Univercity Yokohama sebagai Dokter Pengobatan Alternatif dengan tesisnya yang berjudul “Concept of Micro Cluster Water in the US and Magnetic Resonance Analysis Technique”. Ia melakukan penelitian secara intensif terhadap sifat dan prilaku air. Dengan mengambil sample air dari P. Honshu yang dikategorikan merupakan air murni nan jernih, air tersebut kemudian dibacakan doa secara agama Shinto dengan penuh khidmat.

Setelah itu air dibekukan hingga -25°C selama 3 jam di dalam laboratorium. Setelah itu molekul air tersebut difoto dengan menggunakan microscop electron berkecepatan tinggi didalam ruangan bertemperatur -5°C. Ternyata hasil foto menunjukkan bahwa air membentuk kristal segi 6 atau hexagon yang sangat indah. Dr Masaru melanjutkan penelitian dengan berbagai bacaan dengan mengambil sample air dari berbagai tempat. Ternyata hasil menunjukkan bahwa air yang dibacakan bacaan yang baik memberikan hasil yang sama yaitu kristal hexagon yang indah.

Sebaliknya air yang dibacakan bacaan kasar, molekul air berubah menjadi bentuk yang samasekali tidak beraturan.Semua itu dengan syarat air adalah air murni yang tidak terkontaminasi apapun. Penemuan ini kemudian dituliskan dalam buku-bukunya a.l: “The hidden message”, “ Message from water” dan “ The true power of water”. Saat ini Dr Masaru menjabat sebagai kepala IHM General Research Institute merangkap President of The International Water of Life Foundation, suatu organisasi non profit di Jepang. Ia melakukan banyak perjalanan ke berbagai negara untuk mempromosikan sekaligus memasarkan air hexagon temuannya tersebut.

(Lihat www.hado.net.)

Arti air dalam kehidupan kaum Muslimin

Sejak awal ke-Islaman, kaum muslimin telah diperkenalkan akan air sebagai unsur yang amat fital dalam kehidupan mereka. Lebih dari sekedar kebutuhan hidup. Bahkan untuk berkomunikasi dengan Nya melalui shalatpun kita diwajibkan untuk berwudhu’ dan berdoa terlebih dahulu. Air yang digunakan juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Selain itu tentu kita tidak lupa bagaimana Rasullullah sering diminta para sahabat untuk mengobati berbagai penyakit. Dengan menggunakan air zamzam yang merupakan air murni yang berasal dari sumur yang telah berusia ratusan bahkan ribuan tahun ataupun air minum biasa bila tidak memungkinkan, maka setelah dibacakan doa memohon ridhoNya, beliau memberikan air tersebut kepada si sakit untuk diminum. Hal yang sama kemudian banyak dicontoh para sahabat dan para kiai di zaman sekarang sebagai pengobatan alternatif.

Dan akhirnya, pada abad 21 ini, lebih dari seribu tahun kemudian, dengan adanya temuan Dr; Masaru, terbukti bahwa air memang mampu bereaksi terhadap getaran suara. Suatu ketetapan hukum alam atau sunatullah yang sungguh menakjubkan sebagaimana tetapnya sifat air yang cenderung mengalir ke tempat yang lebih rendah. Sungguh beruntung kaum muslimin yang mau berdoa dengan khusyu’, mereka tidak perlu bersusah-payah mengeluarkan biaya extra untuk mendapatkan air yang berkwalitas tinggi seperti air hexagon tersebut.

Maha benar Allah dengan segala firmannya.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada didalamnya bertasih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”( QS.Al Isra’ (17):44)

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.” (QS.Al Mukminun (23):1-3).

Walahu’alam bishawab.

Jakarta, 24 Juni 2006

Vien AM.

Read Full Post »

Oleh : Dr. Sath-han Ahmad (United State of America)

ٍSudah menjadi sesuatu yang diketahui umum, yaitu adanya dampak yang sangat kentara dari alkohol terhadap otak dan kerja hati (liver), kecuali apabila hal itu digunakan untuk tujuan-tujuan sosial atau untuk medis. Ada sebuah pemahaman yang menyatakan bahwa penggunaan alkohol dalam jumlah kecil tidak berdampak pada toksin atau mempengaruhi anggota tubuh lainnya sehingga tidak boleh melarang penggunaan alkohol.

Oleh karena itu, aku melaksanakan penelitian ini untuk memastikan ada-tidaknya dampak yang signifikan terhadap jantung bagi manusia. Penelitian juga aku lakukan terhadap zat aditif “khomer” bagi responden. Tes percobaan adalah 6 jenis alkohol dengan kandungan 43% saya berikan kepada orang biasa yang sehat yang berusia 23 – 30 tahun selama 2 jam, bagi kelompok pertama, dan 1 jam bagi kelompok kedua. Dan ternyata, kerja jantung jadi berdebar kencang.

Terhadap kelompok pertama, setelah berselang 60 menit (1 jam), kandungan al-kohol menjadi + 74 mcm/ml ada penambahan selama pemompaan darah 90 – 96 mili kedua. Dan penambahan waktu kepastian 44 – 52, bertambah persentase keduanya dari 0,299 sampai 323. Dan mulai menurun setelah 2 jam pertama padahal jumlah alkohol dalam darah bertambah sampai 111 mg dengan peningkatan yang sangat cepat/drastis (pada kelompok kedua) dan terjadi dis-fungsi organ perut bagian kiri setelah 30 menit. Hal ini terjadi ketika keadaan alkohol dalam darah mencapai 50 mg/100ml.

Adapun pada kelompok ketiga. Kami melakukan studi komparasional terhadap 5 orang yang aku beri saccharine dan terjadi penurunan pada tiga hal tersebut pada setiap orang.

Oleh karena itu, penggunaan alkohol dengan dosis “kecil/atau tidak seberapa” akan menyebabkan terjadinya disfungsi organ secara berkala; dan pada orang-orang biasa bila tidak berkala. Dan untuk menganalisis kerja jantung pada pada saat diberi zat aditif tersebut di atas, maka 3 orang yang sudah kecanduan khomer, kami melakukan studi komparasinya dengan kelompok orang-orang biasa yang sehat. Berdasarkan hipotesis : Ada perbedaan yang jelas pada keadaan dan gejala-gejala jantung, maka diketahui bahwasanya ditemukan keadaan yang sangat jelas pada setiap responden tentang disfungsi organ perut bagian kiri, baik besar atau pun kecil. Dan disfungsi ini lebih jelas lagi pada orang yang sedang sakit yang relatif lebih lama pada lama-tidaknya kerja jantung. Pada 12 pasien tidak mengetahui penyebab pembengkakan jantung, sebab ukuran/volume organ perut bagian kiri dan volume darah dan terbuang berbeda lebih jelas dibandingkan pada responden orang biasa.

Dan pada 11 orang yang menderita sakit tambahan, tidak mengetahui pembengkakan jantung dengan perbedaan yang jelas, yaitu adanya penambahan atau pengurangan volume pompa darah.

Pada 18 pasien, mengetahui adanya pembengkakan jantung tanpa diserta gejala, terjadi penurunan atau dis-fungsi kerja pompa jantung secara jelas dan disertai penurunan volume dan darah yang terbuang.

Berdasarkan hal tersebut, penggunaan alkohol (sebagai zat aditif) adalah kritis secara terus-menerus terhadap jantung. Hal ini diawali dengan berdebarnya detak jantung dan sampai pada tahapan berikutnya, sakit; penurunan stamina tubuh pada kerja pompa darah, kemudian pembengkakan jantung, munculnya dis-fungsi jantung. Dan informasi yang diperoleh dari percobaan terhadap sejumlah anjing menguatkan data kami ini, dimana kami telah memberi makan 7 anjing tersebut secara paralel 5 kebutuhan anjing tersebut akan energi panas melalui alkohol selama 18 bulan. Maka, terjadilah dis-fungsi/penurunan yang sangat jelas pada jumlah yang terbuang dari organ perut bagian kiri, dan pada kekuatan tulang biseps. Adapun pembengkakan pada organ perut dan inflamasi ataupun perubahan pada keduanya, maka hal itu tidak terjadi, dan terjadinya penurunan potassium dengan adanya catatan pada biseps jantung anjing (64, dimana sebelumnya 72).

Berdasarkan hal tersebut, pengunaan alkohol dengan dosis apapun dan dalam kondisi apapun bukan hanya mempengaruhi aqidah saja, bahkan berdampak kepada jantung dengan dampak yang sangat berbahaya.

Sesungguhnya hukum pengharaman di dalam Islam adalah sesuatu yang sudah dogmatis dan terbatas yang tidak ada porsi sedikitpun untuk meragukannya atau mengingkarinya. Sikap Islam terhadap penggunaannya minuman beralkohol dalam dosis kecil adalah sangat jelas yang tidak perlu penjelasan tambahan, sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah. Adapun orang-orang kafir dan kalangan pendosa, mereka mengikuti kaidah-kaidah mereka dari aspek kemanusiaan dan medik untuk melegalkan penggunaan alkohol dalam dosis rendah … . Maka mereka akhirnya menyangka bahwa dosis rendah tidak akan berdampak secara signifikan, tidak jadi haram, dan tidak membahayakan tubuh. Dari hal ini pun akhirnya dimungkinkan penggunaan alkohol dalam dosis sedang untuk tujuan-tujuan medik.

Oleh karena itu, dipandang perlu bahwa kita dalam setiap moment selalu mengedepankan ilmu dan dalil untuk memuaskan mereka-mereka yang tidak yakin dengan asas komitmen dalam kita bertahkim dengan hukum ilahi.

Sumber : http://www.muhammadiyah-tabligh.or.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=1

Read Full Post »

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.( QS.Al-Ahzab(33):21).

Sebagai seorang Rasul sekaligus pemimpin umat dan panglima perang sudah sewajarnya bila segenap perintahnya dituruti dan dipatuhi. Suatu ketika pada tahun ke 6 setelah hijrah, Rasulullah mengajak para sahabat untuk melaksanakan umrah ke Mekkah. Ketika itu sebagian besar kaum Quraisy penduduk Mekkah belum mau menerima ajaran Islam bahkan sangat memusuhi ajaran tersebut. Oleh sebab itu mereka tidak mengizinkan Rasulullah beserta para pengikutnya masuk ke kota tersebut walaupun hanya untuk sekedar melaksanakan umrah. Tentu saja sebagian besar sahabat sangat kecewa dan tidak mau menerima keputusan tersebut.

Mereka merasa bahwa mereka berniat melakukan sesuatu yang di-ridhoi Allah SWT dan pasti Allah akan membela mereka. Jadi mereka berkesimpulan mereka harus mengambil jalan kekerasan. Namun apa yang dilakukan Rasulullah? Beliau justru menyetujui untuk menanda-tangani sebuah kesepakatan yang intinya mereka tidak mungkin melaksanakan umrah saat itu dan mereka harus mundur dan kembali. Setelah kesepakatan tercapai, Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk menyembelih hewan kurban bawaan mereka serta bercukur layaknya orang yang telah menunaikan ibadah umrah. Ternyata walaupun Rasulullah telah mengulangi perintah tersebut hingga 3 kali tidak seorangpun sahabat yang mentaatinya. Sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Tampak bahwa para sahabat benar-benar kecewa atas keputusan yang diambil Rasulullah.

Lalu apakah kemudian Rasulullah marah dan mengecam mereka? Tidak! Rasulullah hanya mengeluhkan hal tersebut kepada Ummu Salamah ra, istri Rasulullah yang ketika itu mendapat giliran untuk menemani Rasulullah menjalankan tugas. Ummu Salamah kemudian menghibur Rasulullah agar tidak usah terlalu kecewa atas sikap para sahabat. Menurut beliau lebih baik Rasulullah langsung menyembelih kurban dan bercukur tanpa harus menunggu reaksi para sahabat. Rasulpun menyetujui usul istrinya tersebut. Dan memang benar ternyata para sahabat segera meniru perbuatan Rasulullah.

Hal yang penting dicermati dalam kasus ini adalah sikap Rasulullah yang mau menerima dengan lapang dada pendapat istrinya. Padahal Ummu Salamah ketika itu hanya sekedar memberikan pendapat tanpa mengajukan dalil apapun. Jelas disini bahwa Rasulullah tidak merasa rendah dan hina ketika seorang perempuan memberikan pendapatnya.

Contoh lain keteladanan Rasulullah adalah sebagai berikut. Dalam perjalanan pulang dari Perang Musthaliq, Rasulullah dan rombongan berhenti di suatu tempat untuk beristirahat. Aisyah ra yang kali ini mendapat giliran menemani Rasulullah berperang, turun dari sekedup, tandu tertutup tempat para perempuan ketika itu duduk dalam perjalanan, untuk buang hajat kecil. Namun ketika ia kembali ke sekedupnya Aisyah baru menyadari bahwa ia kehilangan kalung yang dikenakannya. Maka tanpa sepengetahuan yang lain, Aisyahpun segera turun untuk mencari kalungnya yang hilang tersebut. Sementara itu mengira rombongan telah lengkap, rombongan meneruskan perjalanan kembali. Maka ketika akhirnya Aisyah kembali ke tempat dimana sebelumnya rombongan berhenti, ia mendapati bahwa ia telah tertinggal. Aisyah tidak tahu harus berbuat apa di padang pasir nan luas tersebut. Ia hanya dapat menangis dan pasrah akan keadaannya.

Tak lama kemudian terlihat Shafwan bin Mu’aththal, seorang sahabat, nampaknya ia juga tertinggal rombongan. Ketika ia mengetahui bahwa umul mukminin ini tertinggal dengan penuh kesopanan ia segera menawarkan kudanya untuk ditunggangi Aisyah. Kemudian ia menuntunnya hingga Madinah. Setiba di Madinah, Abdullah bin Ubay bin Salul, si Munafikun yang memang dikenal sebagai penyebar fitnah, segera memanfaatkan kesempatan itu. Ia menghembus-hembuskan berita bahwa Aisyah ra, seorang umul mikminin telah berbuat keji dengan seorang laki-laki. Berita ini akhirnya sampai ke telinga Rasulullah SAW.

Namun Aisyah sendiri tidak mendengar desas-desus busuk itu karena sekembali dari peristiwa tersebut ia jatuh sakit. Yang ia ketahui hanya perlakuan Rasulullah, suami tercintanya itu berubah 180 derajat. Ia baru menyadari penyebab perubahan sikap Rasulullah yang dingin dan tidak bersabahat itu ketika ia sembuh dan mendengar berita miring tentang dirinya. Namun apakah Rasulullah langsung melampiaskan kemarahan tanpa mencari tahu kebenaran berita tersebut? Sama sekali tidak, Rasulullah memang jelas amat kecewa dan marah namun beliau berusaha menahan perasaannya. Rasulullah tidak ingin bertindak gegabah. Beliau ingin memastikan dari mulut Aisyah sendiri apakah berita itu benar.Sebulan lamanya Rasulullah dalam keadaan seperti itu. Beliau menunggu hingga istri tercintanya itu sembuh. Namun belum sampai Rasulullah menanyakan hal yang sebenarnya terjadi, turun ayat yang menerangkan tentang kebersihan dan ketidak bersalahan Aisyah.

” Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mu’minin dan mu’minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.” Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu”. (QS.An-Nur(24):11-14).

Dengan segera Rasulullahpun meminta maaf akan kecurigaan dan perlakuan yang menyangsingkan kesetiaan istrinya itu. Inilah tauladan Rasulullah yang mustinya diambil kaum lelaki dalam menghadapi kecurigaan terhadap istrinya.

Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik”. (QS.An-Nur(24):4).

Ayat diatas menerangkan bahwa diperlukan paling tidak 4 orang saksi ketika seseorang menuduh seorang perempuan berbuat zina. Dan ganjaran bagi orang yang menuduh tanpa dapat mengajukan saksi adalah didera sebanyak 80 kali dera/cambukan. Sedangkan bila yang menuduh adalah suami namun ia tidak dapat mengajukan seorangpun saksi, maka sebagai gantinya ia dapat bersumpah dengan nama Allah sebanyak 4 kali bahwa ia menyaksikan sendiri apa yang dituduhkannya itu. Kemudian ia harus menutup sumpahnya tersebut dengan sumpah ke 5 untuk menegaskan bahwa bila ia berdusta, laknat Allah akan mendatanginya.

Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. Dan (sumpah) yang kelima: bahwa la`nat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta”.( QS.An-Nur(24):6-7).

Sebaliknya istripun diberi kesempatan untuk membela diri dengan bersumpah atas nama Allah sebanyak 4 kali sebagaimana suaminya. Sumpah ke 5 boleh di ucapkan untuk menegaskan bahwa ia tidak bersalah, dengan taruhan ia siap dilaknat bila ia memang bersalah.

Isterinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta dan (sumpah) yang kelima: bahwa la`nat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar”. (QS.An-Nur(24):6-9).

Rasulullah adalah seorang yang sangat menghormati kaum perempuan. Suatu ketika datang seorang perempuan tua mengunjunginya. Aisyah ra menceritakan bahwa Rasulullah segera membuka jubahnya dan menghamparkan jubah tersebut untuk diduduki perempuan tersebut. Begitu pula ketika suatu ketika Rasulullah pulang larut malam dan beliau dapati istrinya telah masuk kamar tidur. Rasulullah tidak mau mengganggunya maka beliaupun menunggu dan tidur di depan pintu hingga waktu subuh! Suatu ketika Aisyah ra pernah berkata, agar memudahkan istrinya untuk menaiki kudanya Rasulullah terbiasa merundukkan punggungnya sebagai pijakan. Beliau juga terbiasa membantu istrinya meringankan pekerjaan sehari-hari di rumah seperti menjahit bajunya yang sobek, menambal terompah, mencuci pakaian, memerah air susu domba dll.

Dan sesungguhnya bagi kamu ( Muhammad) benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. (QS.Al-Qalam(68):3-4).

Rasulullah saw memberi giliran diantara istrinya –istrinya lalu menetapkannya dengan adil. Kemudian beliau berdoa, ” Ya Allah, inilah tindakanku terhadap apa yang aku miliki. Maka janganlah Engkau mencela apa yang Engkau kuasai dan yang tidak aku kuasai.” ( HR Ahmad ).

Inilah yang dibaca Rasulullah setiap kali beliau berkeliling mengunjungi para istrinya. Rasululullah begitu khawatir bila beliau tidak dapat berbuat adil terhadap istri-istrinya. Beliau menyadari bahwa keadilan yang diberikan kepada mereka tidak mungkin sebagaimana adilnya Allah swt. Rasullullah hanya manusia biasa yang hanya memiliki satu buah hati. Sulit bagi beliau untuk membagi hatinya sama persis bagi semua istri yang dimilikinya. Beliau hanya sanggup berusaha membagi waktu dan perhatian yang sama dan adil. Padahal sesungguhnya Allah telah membebaskan Rasulullah untuk menggilir dan menggauli mereka sesuka beliau. Tidak berdosa bila Rasulullah misalnya melebihkan sebagian waktunya untuk yang lain.

Namun Rasulullah tidak mau memanfaatkan kesempatan dan kelebihan tersebut. Rasulullah tidak ingin mengecewakan dan menyakiti hati istri-istri beliau walaupun mereka mengatakan ridha’ sekalipun. Beliau sangat memahami sifat dan hati perempuan.

Kamu boleh menangguhkan (menggauli) siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki……..”. (QS.Al-Ahzab( 33):51).

Tidak dapat dipungkiri bahwa para sahabat dan istri beliaupun mengetahui bahwa sesungguhnya Rasulullah memiliki rasa cinta yang lebih besar terhadap Aisyah ra daripada istri-istri yang lain diluar Khadijah ra. Alkisah, suatu ketika sebagaimana sifat manusia perempuan biasa, Aisyah yang memang masih sangat muda usianya ingin agar Rasulullah menyatakan kelebihan kecintaan tersebut di hadapan istri-istri beliau yang lain. Aisyah memohon agar Rasulullah mengumpulkan mereka semua dan mengatakan bahwa hanya dirinya yang menerima uang sebesar 1 dinar sebagai ungkapan rasa cinta yang lebih besar. Rasulullah mengabulkan permintaan Aisyah.

Para Umirul Mukmininpun dikumpulkan. Kemudian Rasululullah meminta agar mereka yang pagi ini menerima pemberian uang 1 dinar dari Rasulullah mengacungkan jarinya. Maka dengan penuh rasa bangga Aisyah segera mengangkat tangannya. Namun apa yang terjadi? Ketika Aisyah menengok ke kiri dan ke kanan ternyata seluruh Umirul Mukmininpun mengangkat jari tangannya sambil tersenyum simpul penuh arti!

Sebaliknya ketika Rasulullah memasuki sakratul maut. Beliau merasa bahwa harinya telah dekat. Maka ketika Rasulullah mulai merasakan sakit dan demam, beliau bertanya : ” Dimanakah giliranku hari ini?” . Ketika ia mendapat jawaban bahwa hari-hari akhir beliau bukan berada di rumah Aisyah, beliau meminta pengertian istri yang lain agar selama sakit beliau diizinkan untuk terus berada di rumah Aisyah.

Dan dirumah inilah, di pangkuan Aisyah ra akhirnya Rasulullah menghadap Sang Khalik sambil berbisik 3 x : ” Ya Allah, Rafiqul A’la ” . Padahal sekali lagi Rasulullah diberi kebebasan untuk menentukan kemauan dan keinginannya sendiri. Namun nyatanya demi keadilan, Rasulullah tetap merasa perlu mendapatkan izin istri-istri yang lain. Betapa mulia keteladanan yang diberikannya. Subhanallah.

Wallahu’alam bishawab.

Jakarta, Agustus 2008.

Vien AM.

Read Full Post »

Older Posts »